Supali, Penjual Bakso Asal Solo Berangkat Haji via Ananda Nurul Haromain

Supali, Penjual Bakso Asal Solo Berangkat Haji via Ananda Nurul Haromain

Makkah, Upeks–Ibadah Haji sebagai rukun Islam kelima. Melaksanakan ibadah haji diwajibkan bagi setiap orang Islam yang memiliki kategori mampu (istitho’ah). Melaksanakan ibadah haji diyakini oleh setiap umat Islam sebagai panggilan Allah, sehingga dalam praktek haji dan umrah disunnahkan membaca talbiyah “labbaika allahumma…” Ya Allah saya penuhi panggilan-Mu.

Musim haji 1445 Hijriyah ini, 241 ribu umat Islam Indonesia dapat panggilan Allah untuk menunaikan ibadah haji, baik melalui haji reguler maupun haji khusus.

Bacaan Lainnya
 

PT Ananda Nurul Haromain yang berkantor di Makassar tahun memberangkatkan 235 orang, salah seorang diantaranya adalah penjual bakso asal Solo Jawa Tengah, Supali bin Karyo Yakub (56 tahun) bersama isteri Atik Daryanti binti Nartoyo (54 tahun), menggunakan jasa travel yang sejak 2008 silam memberangkatkan jemaah haji dan umrah.

Pemilik warung bakso “Sido Mampir” di Jalan Brigjend Katamso Wonogiri Solo ini ketika ditemui koordinator pembimbing haji PT Ananda Dr. KH. Kaswad Sartono, M.Ag ini menyampaikan rasa haru dan bahagianya yang luar biasa karena sebagai penjual bakso bisa berhaji melalui haji khusus.

“Syukur Alhamdulillah Pak Kyai, senang dan bahagia sekali saya bersama istri bisa haji khusus” ujar Supali kepada Kaswad Sartono Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Makassar ini, Kamis (13/6/2024).

Ketika ditanya Kaswad Sartono yang juga Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAKK) UIN Alauddin Makassar, mengenai harga baksonya setiap mangkok di Wonogiri? Suami mbak Atik Daryanti menjawab. “Harga bakso kami jual empat belas ribu setiap mangkok,”ungkapnya.

Pilihannya menunaikan rukun Islam lima dengan haji khusus, bukan haji reguler yang notebene-nya lebih murah. Supali pun menjawab santai.

“Melalui pak Ustadz Muwafiq kenalan di Solo, saya diajak bergabung di PT Ananda Makassar. Alhamdulillah setelah menunggu 5 tahun, dapat panggilan Allah untuk menunaikan ibadah haji khusus,” terangnya.

Supali mengakui di haji khusus ini banyak sekali hikmahnya. Di samping bisa silaturrahim dan berkenalan dengan jemaah dari berbagai daerah, khususnya dari dari Makassar.

“Saya yang penjual bakso ini langsung dibimbing dan dilayani oleh kyai, ustadz dan para pembimbing ibadah serta petugas dan dokter yang ramah dan profesional,”tandasnya.(rls)