Kedatangan Kloter 1 UPG Debarkasi Makassar

Proses Penerimaa Jamaah Haji Harus Singkat, Panitia Beri Perhatian Lansia dan Disabilitas

Proses Penerimaa Jamaah Haji Harus Singkat, Panitia Beri Perhatian Lansia dan Disabilitas

Makassar, Upeks –Layanan terhadap lansia tetap menjadi prioritas, termasuk jemaah dengan resiko tinggi (resti) dan disabilitas.

Hal itu disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Makassar H Muh. Tonang yang juga Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, dalam rapat koordinasi di aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar, Sabtu 22 Juni 2024. Kedatangan jamaah haji mulai tiba di tanah  tanggal 23 Juni sampai 20 Juli 2024.

Bacaan Lainnya
 

“Proses mulai dari bandara, sampai masuk asrama relatif lama, yaitu sekitar 2,5 jam. Jadi pola yang digunakan pada saat pemberangkatan tetap kita lakukan, terutama kepada jemaah lansia, resti dan diasbilitas. Tetap bikinkan tempat khusus agar terlayani lebih awal,” pinta mantan Kabid Pendidikan Madrasah Kemenag Sulsel ini.

Dalam arahannya, Tonang mengungkapkan bahwa pakaian yang dikenakan jemaah haji saat diterima di aula Arafah Asrama Haji adalah seragam batik.

“Itu menjadi kesepakatan bersama, jemaah tetap menggunakan batik seragam saat tiba di aula Arafah ini,” tandasnya.

Rakor dipandu Sekretaris PPIH Debarkasi Makassar, yang juga menjabat selaku Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ikbal Ismail.

”Insya Allah pukul 14.40 besok kloter pertama akan tiba. Adapun jumlah jemaah yang diberangkatkan melalui embarkasi UPG Makassar sebanyak 16.644 orang dan dilaporkan terdapat 15 jemaah kita yang wafat,” ungkap Ikbal Ismail. Proses Penerimaa Jamaah Haji Harus Singkat, Panitia Beri Perhatian Lansia dan Disabilitas

Dengan jumlah jemaah sebanyak itu, kata Ikbal, dibutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh petugas PPIH dalam memberikan layanan maksimal dan terbaik kepada mereka ketika tiba di asrama haji Sudiang Makassar, hingga diberangkatkan ke daerah asal masing-masing.

Dalam kesempatan itu Muh. Tonang menekankan pentingnya koordinasi oleh seluruh unsur petugas dari instansi terkait.

“Mohon lakukan koordinasi yang baik antara kita seluruh petugas. Semua instansi terkait tentu punya tugas dan fungsi masing-masing. Mari saling support untuk memberikan layanan terbaik kepada jemaah kita,” imbau Tonang.

Lanjut disampaikan, pada Jumat siang (22/6) dirinya mengikuti rapat evaluasi bersama 13 embarkasi lainnya se-Indonesia via zoom, dimana disepakati bahwa
jemaah haji harus terlayani dengan baik pada saat tiba di tanah air, dan diupayakan seremoni penerimaan sesingkat mungkin.

“Sebagaimana arahan Sekjen Kemenag RI, tolong berikan layanan semaksimal mungkin, dan seremoni penerimaan dilaksanakan sesingkat mungkin agar jemaah dapat segera bertemu dengan keluarganya,” terangnya.

Diinformasikan, selepas salat magrib berjamaah, PPIH Debarkasi Makassar akan menggelar zikir dan doa bersama di Masjid Kuba Asrama Haji Makassar untuk memohon kesuksesan seluruh rangkaian pemulangan jemaah haji, serta memohon perlindungan dan keselamatan bagi seluruh jemaah dan juga petugas haji. (rls)