PMI Makassar Gelar Reorientasi dan Sosialisasi Pengembangan Pegawai

PMI Makassar Gelar Reorientasi dan Sosialisasi Pengembangan Pegawai

Makassar,Upeks.co.id— Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar menggelar Reorientasi dan Sosialisasi Pengembangan Organisasi PMI bagi Pegawai PMI Kota Makassar, di Aula Markas PMI Makassar, Jalan Kandea, Senin 10 Juni 2024.

Kegiatan tersebut dibagi tiga gelombang dan berlangsung 3 hingga 11 Juni 2024, diikuti seluruh Pegawai Markas dan UTD PMI Makassar.

Bacaan Lainnya
 

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar Syamsu Rizal MI, membuka kegiatan tersebut secara resmi.

Dihadapan puluhan peserta, Deng Ical mengungkapkan jika Reorientasi dan Sosialisasi ini sangat penting untuk perkembangan dan kemajuan PMI kota Makassar kedepannya.

Menurutnya, bekerja di PMI harus mampu memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat, karena citra organisasi itu ditentukan bagaimana sikap dan respon teman-teman terhadap apa saja bentuk layanan yang kita berikan kepada masyarakat.

“Baik itu dalam pelayanan permintaan darah untuk pasien yang membutuhkan, pelayanan donor darah untuk para pendonor, dan juga pelayanan tanggap darurat bencana bagi masyarakat yang tertimpa musibah,” tutur Deng Ical sapaan akrab Ketua PMI Makassar ini.

Lanjut Deng Ical, kegiatan reorientasi dan sosialisasi ini diharapkan mampu memotivasi kita semua untuk memberikan kinerja dan layanan yang terbaik dalam pengabdian pada Kemanusiaan.

“Saya berharap kita terus termotivasi untuk memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakat dalam kinerja dan pelayanan kemanusiaan di PMI Makassar,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi Nur Salam, yang juga selaku penanggungjawab kegiatan ini tersebut mengatakan, orientasi dan sosialisasi ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas segenap Pegawai PMI Kota Makassar.

“Tentu saja ini tujuannya tidak sekedar meningkatkan pengetahuan dari para pegawai tetapi sekaligus dapat mengembangkan sikap dan tentu keterampilan mereka, bahwa sebagai bagian dari SDM PMI harus lebih memahami paradigma kekinian dan masa depan dalam memberikan kualitas pelayanan terbaik,” ucapnya. (***)