Mahasiswa FKIK UIN Alauddin Makassar Raih Juara 1 Lomba Essai Ilmiah di Aceh

Mahasiswa FKIK UIN Alauddin Makassar Raih Juara 1 Lomba Essai Ilmiah di Aceh

Makassar, Upeks.co.id – Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, berhasil meraih juara 1 Lomba Essai Ilmiah pada Pekan Kreatif Mahasiswa Nasional Unimal Bidikmisi Competition (PKMN-UBC) Tahun 2024.

Kompetisi itu diselenggarakan pada tanggal 10-14 Juni 2024 di Universitas Malikussaleh, Aceh. Terdapat empat kategori lomba yang dipertandingkan, yaitu Lomba Kisah Inspiratif, Lomba Esai, Lomba Debat, dan Lomba Orasi Mahasiswa.

Bacaan Lainnya
 

Ilham, menjadi juara 1 setelah mengalahkan 70 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia. Ia terpilih menjadi salah satu dari 15 orang yang diberangkatkan ke Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh.

Mahasiswa semester enam Prodi Kesmas itu menuturkan, persiapan yang dilakukan cukup panjang. Mulai dari meriset, menulis essai, hingga membuat aplikasi.

“Karena saya dari Jurusan Kesehatan Masyarakat, jadi saya harus banyak belajar dalam membuat prototipe aplikasi,” pungkasnya.

Lebih lanjut Ilham menjelaskan, essai ilmiah yang Ia buat berawal dari melihat produksi limbah makanan di Indonesia yang setiap tahunnya berada pada angka 41,54 persen. Angka tersebut merupakan jumlah tertinggi dari total sampah di Seluruh Indonesia.

“Kita memproduksi sampah makanan itu lebih banyak, sedangkan Unicef sudah memperingatkan bahwa indonesia akan mengalami kelaparan massal jika tidak segera mempersiapkan diri menghadapi krisis iklim,” jelasnya.

Ia pun merujuk pada Robinson tahun 2024, yang mengatakan bahwa ketika sampah makanan diproduksi dengan baik, maka akan memenuhi kebutuhan pangan sebanyak 300 milyar orang.

“Makanya saya membuat aplikasi, bagaimana suatu makanan sebelum terbuang menjadi limbah, bisa dijual kembali di aplikasi tersebut dengan harga yang lebih murah dan terjangkau,” ucapnya.

Ia menambahkan, dibandingkan aplikasi lain yang serupa, aplikasi yang Ia buat memiliki tiga fitur yang berbeda.

“Kelebihannya ada 3 fitur yakni prefentif dan penjualan, amal, dan fitur pendidikan. Kita juga ada penguatan dengan pihak government dan non government,” tambahnya.

Terakhir, mahasiswa yang dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi Kesmas Intelegensia Nasional 2023 tersebut berpesan, jangan pantang menyerah dan selalu berikan yang terbaik bagi alamater.

“Mari kita selalu semangat dalam mengharumkan nama alamater. Kita bawa ke kanca nasional maupun internasional, karena saya yakin di UIN Alauddin khususnya di FKIK, banyak sekali potensi-potensi yang ada di mahasiswa, tinggal bagaimana kita mau menyalurkan dan mau untuk membangun diri serta meningkatkan skill yang kita punya,” Ia mengakhiri.