Langgar UU ITE, Seorang Dokter Dijebloskan Ke Penjara Oleh Kejari Enrekang 

Langgar UU ITE, Seorang Dokter Dijebloskan Ke Penjara Oleh Kejari Enrekang 

ENREKANG, UPEKS co.id — Tim Eksekutor Kejaksaan Negeri Enrekang yang dipimpin langsung Kepala Seksi Pidana Umum A. Dharman,SH, melakukan eksekusi terhadap terpidana Adiany Adil seorang dokter yang bekerja sebagai ASN  di Dinas Kesehatan Enrekang, Selasa (11/6/2024) sekitar jam 10.00 pagi.

Didampingi Kepala Seksi Intelijen Edriyadi,SH dan Kasi Pidum dalam konferensi persnya, Kajari Enrekang Padeli, SH, M, Hum mengatakan eksekusi tersebut sempat tertunda sekitar 1 tahun 2 bulan karena terjadi ketegangan saat eksekusi pertama dilakukan di rumah terpidana sehingga mengancam keselamatan Tim Eksekutor.

Bacaan Lainnya
 

Dr. Adiany Adil adalah tersangka UU ITE tentang Covid yang telah divonis 1 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Enrekang pada tanggal 9 Juni 2022.

Eksekusi dilakukan setelah pihak Kejaksaan melakukan pemanggilan secara patut namun terpidana tak kooperatif setelah menerima relas pemberitahuan putusan Kasasi atau putusan Mahkamah Agung RI dengan menolak, melawan dan mengancam ketika dilakukan eksekusi oleh Tim Eksekutor.

Kajari mengatakan meski terkesan tertunda namun Kejaksaan Negeri Enrekang tetap melakukan upaya untuk melakukan eksekusi tanpa gaduh.

” Kita sudah komitmen bersama bahwa pelaksanaan eksekusi ini dilakukan tanpa ada kegaduhan dan Alhamdulillah betul tidak terjadi kegaduhan saat eksekusi dilakukan meskipun dengan personil kami yang terbatas. Eksekusi kita laksanakan secara patut dan sebelumnya kita sudah koordinasi dengan para Pamong dan Tokoh masyarakat.

Saat ini dr. Adiany Adil telah berada di Rumah Tahanan Kelas IIB Enrekang. Setelah dilakukan eksekusi terpidana yang sempat melakukan perlawanan dan pura-pura pingsan ini langsung dibawa ke Rutan Enrekang. (Sry)