Jemaah Haji khusus Ananda Nurul Haromain Sudah Terima Kartu Nusuk

Jemaah Haji khusus Ananda Nurul Haromain Sudah Terima Kartu Nusuk

Makkah, Upeks–Koordinator pembimbing ibadah haji khusus PT Ananda Nurul Haromain Dr KH Kaswad Sartono melaporkan dari Makkah al-Mukarramah bahwa 235 orang jemaah haji khusus yang tergabung dalam 3 kloter Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) PT Ananda Nurul Haromain secara keseluruhan sudah tiba di Makkah al-Mukarramah Arab Saudi sekaligus sudah menerima Kartu Nusuk (Nusuk Card, Bithaqah Nuzuk).

Kartu Nusuk ini menurut KH Kaswad memiliki fungsi kunci. “Nusuk Card merupakan kebijakan baru yang mensyaratkan hanya pemilik Kartu Nusuk yang bisa memasuki kawasan pelaksanaan puncak haji Arafah, Musdalifah, dan Mina musim haji 1445 H,” ujarnya, Senin (10/6/2024).

Bacaan Lainnya

Terkait visa haji yang menjadi kekuatiran,   kata Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama (NU) Kota Makassar ini,  memastikan bahwa seluruh jemaah haji Ananda Nurul Haromain menggunakan visa haji resmi sesuai aturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama dan pemerintah Arab Saudi.

“Apa yang dilakukan oleh manajemen PT Ananda ini sesuai dan merujuk pada Peraturan Menteri Agama Nomor 5 Tahun 2021 tentang Standar Layanan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK),” ungkapnya.

Disampaikan bahwa PT Ananda tahun ini memberangkatkan jemaah haji khusus sebanyak 235 orang yang dibagi dalam 3 kelompok penerbangan (kloter).

Kloter 1 terbang dari Makassar via pesawat  Saudi Airlines sebanyak 90 orang. Kloter 2 sebanyak 45 orang via Qatar Airways, dan Kloter 3 sebanyak 100 jemaah via Emirates.

“Alhamdulillah berkat kerjasama tim petugas haji Ananda di bawah komando Direktur PT Ananda Dr. H. Mulyadi Iskandar, seluruh jemaah Haji Khusus Ananda sudah selesai secara keseluruhan melaksanakan ibadah umrah mulai dari ihram, thawaf, sai dan tahallul,”terang Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAKK) UIN Alauddin Makassar ini.

Lebih lanjut disampaikan, saat ini seluruh jemaah konsentrasi memantapkan manasik dan menjaga kesehatan guna mempersiapkan proses ibadah haji khususnya menghadapi wukuf di Arafah tanggal 9 Dzulhijjah yang bertepatan hari Sabtu 15 Juni 2024. (*)