IPARI Sulsel Tanam Sejuta Pohon, Kanwil Kemenag : Satu Calon Pengantin Satu Pohon

IPARI Sulsel Tanam Sejuta Pohon, Kanwil Kemenag : Satu Calon Pengantin Satu Pohon

Makassar, Upeks — Demi menjaga keseimbangan dan merawat lingkungan agar tetap hijau, Pengurus Wilayah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia ( PW IPARI) Sulawesi Selatan (Sulsel) melaksanakan program kegiatan penanaman sejuta pohon di sejumlah tempat di Sulsel.

Launching aksi peduli lingkungan yang mengusung tema “Rawat Bumi Tebar Moderasi” ini digelar di halaman Masjid Kubah 99 Asmaul Husna Makassar, Minggu 26 Mei 2024.

Bacaan Lainnya

Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulsel HM. Tonang didaulat melaunching secara resmi kegiatan ini. Hadir Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sulsel Andi Hasbi, Kabid Penaiszawa H. Abdul Gaffar, PLH. Kakan Kemenag Kota Makassar H. Ambo Sakka Ambo. serta Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sulsel Gede Durahman.

Kakanwil Muh. Tonang mengatakan aksi penanaman sejuta pohon ini sejalan dengan 4 point imbauan Menteri Agama RI dalam surat edarannya kepada seluruh Penyuluh Agama dan Penghulu se Indonesia.

“Surat edaran itu memuat 4 poin, yakni penurunan stunting, lingkungan hidup, kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat,” sebut Tonang mengawali sambutannya.

Aksi penanaman sejuta pohon ini, lanjut Tonang, adalah merupakan bagian dari program prioritas Pemprov Sulsel, dimana di dalamnya Kemenag ikut bertanggung jawan untuk melaksanakannya.

Sebenarnya, ungkap Tonang, program penanaman pohon ini telah lama dilakukan oleh para Kepala KUA Kecamatan di Sulsel melalui kerjasama dengan calon pengantin (Catin).

“Satu catin satu pohon. Para catin bisa menitip pohonnya di KUA atau mereka tanam sendiri di tempatnya. Kalau jumlah peristiwa nikah setiap tahun di Sulsel kurang lebih 60 ribu, berarti pohon yang ditanam juga sebanyak itu,” ungkapnya.

Ditambahkan Tonang, sapaan akrab pria kelahiran Bone ini, bahwa kegiatan penanaman pohon oleh IPARI adalah bagian dari pengamalan agama, yaitu bagaimana menjaga hubungan dengan alam.

“Merawat keseimbangan alam adalah tanggung jawab kita bersama. Al Quran mengatakan telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia,” ujar Tonang menutup sambutannya dengan menukil terjemahan Al Quran surat Ar-rum 41-42.

Terpisah, Ketua IPARI Sulsel Usman Ahmad menyampaikan, aksi penanaman sejuta pohon ini melibatkan Pengurus Wilayah IPARI dan Pengurus Daerah se Sulsel, dengan total pohon yang ditanam pada hari ini sebanyak 2.880 pohon.

“Yang kita tanam adalah pohon berbuah dan tidak berbuah. Di Kota Makassar sendiri kita menanam 110 pohon, 50 pohon mangga, 60 pohon sukun. Semoga bermanfaat bagi umat,” harapnya. (rls)