Jokowi Minta Nasabah PNM Mekaar Konsisten dalam Berusaha

Jokowi Minta Nasabah PNM Mekaar Konsisten dalam Berusaha

MAROS,UPEKS.co.id – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Sulawesi Selatan, Kamis 22 Februari 2024.

Kunjungannya ini untuk melakukan peresmian IPAL Metropolitan Investment Project (Sistem Pengelolaan Air Limbah Terpadu Makassar), jalan akses tol Makassar menuju New Port, pelabuhan Makasaar New Port dan juga peresmian Inpres Jalan Daerah (IJD) di Kabupaten Pangkep.

Bacaan Lainnya

Meski memiliki agenda yang padat, Jokowi tak lupa bersilaturahmi dengan ribuan perwakilan nasabah Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) binaan PNM di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros.

Dalam kegiatan itu, Jokowi didampingi Menteri BUMN, Erick Thohir dan PUPR Basuki dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin dan Bupati Maros, Chaidir Syam dan Direktur Utama PNM Mekaar.

Saat tiba di lokasi, nasabah program Mekaar binaan PNM nampak antusias melihat kedatangan Presiden Jokowi di Kabupaten Maros.

Para emak-emak (Nasabah PNM) pun membawa produk mereka untuk diperlihatkan langsung kepada orang nomor 1 di Indonesia tersebut.

Jokowi pun menilai salah satu produk nasabah PNM Mekaar, karena memiliki kemasan menarik. “Kerupuk rajungan, packingnya juga bagus sekali, mereknya mama muda, coba mereknya Mama Muda, bagus sekali,” katanya.

Pada kesempatan itu, Jokowi meminta nasabah Mekaar untuk konsistensi dalam berusaha. Beberapa contoh nasabah unggulan yang berhasil melakukan ekspor juga diapresiasi olehnya.

“Sehingga karakter ini yang sebetulnya kita bangun, memberikan kail agar bisa memancing ikan, bukan memberi ikan sekali kemudian setelah itu kita tinggal,” tambahnya.

Kepala Negara juga menyebutkan dua hal yang paling penting dalam menjalankan usaha. Seperti semangat kerja keras dan disiplin. “Dua hal ini paling penting,” ujarnya.

Mantan Wali Kota Solo ini pun mengaku senang mengetahui semakin banyak masyarakat menjadi nasabah Program PNM Mekaar.

Jika pada tahun 2015  hanya sekitar 400 ribu nasabah, saat ini telah mencapai 15,2 juta nasabah.

“Saya sudah keliling ke semua provinsi saya kumpulkan dengan semangat yang sama. Dan hampir 99 persen (nasabah) adalah ibu-ibu. Semangat semuanya,” terangnya. (*)