Tidak Terima Disebut Istrinya Informan Polisi, Aidul Aniaya Takdir

Tidak Terima Disebut Istrinya Informan Polisi, Aidul Aniaya Takdir

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Seorang buruh harian di Makassar, Takdir (29), harus menjalani perawatan di rumah sakit usai dianiaya menggunakan pemukul baseball oleh Aidul (22). Kini pelaku telah diamankan polisi.

Aidul diamankan polisi di tempat persembunyiannya di Jl Sultan Alauddin, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Rabu (10/1/2024). Usai ditangkap, pelaku membeberkan kepada polisi motif dari aks yang dilakukannya.

Bacaan Lainnya
 

Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Lukman mengatakan, korban dianiaya lantaran pelaku mendapat informasi jika korban menyebut istri pelaku adalah seorang informan polisi. Pelaku lantas marah lalu pergi mencari korban.

“Dari informasi itu, pelaku kemudian mendatangi korban yang sedang beristirahat di rumah temannya di wilayah Kecamatan Tamalate dan langsung menyerang secara membabi buta, ” kata Lukman, Rabu (10/1/2024).

Lukman menjelaskan, pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan alat pemukul baseball. Akibatnya, korban mengalami luka robek di bagian kepalanya dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Adapun aksi nekat itu dilakukan pelaku Senin pekan lalu. Kemudian dilaporkan korban keesokan harinya pada Selasa 2 Januari di Polsek Tamalate. Usai dilaporkan, polisi yang melakukan pengejaran akhirnya berhasil meringkus pelaku.

Di hadapan polisi, terduga pelaku mengakui perbuatannya melakukan penganiayaan terhadap korban. Motifnya adalah marah karena istrinya disebut sebagai informan polisi.

“Jadi pelaku mengakui semua penganiayaan yang dilakukan, karena sebelumnya pelaku dapat info bahwa istrinya dibilang banpol (informan) oleh korban, ” beber Lukman.(Jay)