Viral Kepsek, P3K Guru, Pendamping PKH Duduk Bersama Caleg, Bawaslu Turunkan Tim

Viral Kepsek, P3K Guru, Pendamping PKH Duduk Bersama Caleg, Bawaslu Turunkan Tim


ENREKANG,UPEKS.co.id— Saat ini tengah viral beredar di Media Sosial (Medsos)
foto Kepala sekolah, P3K guru, dan Pendamping PKH yang duduk Bersama  Salah satu Calon Legislatif (Caleg) DPRD Enrekang beberapa hari terakhir yang diduga tengah melakukan kampanye di satu tempat. Video tersebut viral, Jumat (29/12/2023).

Abjhie salah seorang aktivis yang juga anggota Koalisi masyarakat Peduli Enrekang (Komplen) sangat menyayangkan Beredarnya foto tersebut.

Bacaan Lainnya
 

Dia mengatakan, tak seharusnya seorang kepala sekolah dan pendamping PKH ikut bergabung dalam kegiatan kampanye, salah satu calon anggota DPRD Kabupaten Enrekang  yang diduga dari Partai PAN.

“Saya berharap hal serupa tidak terulang lagi. Semoga pihak Bawaslu bisa mengambil tindakan atas beredarnya foto-foto seperti ini. Yang mana di duga adanya indikasi kecurangan atau pemanfaatan program PKH oleh salah satu kontestan pileg di Dapil 3 Enrekang,” tandasnya.

“Untuk Kepala sekolah di salah satu SD di Desa bolang yang juga Ikut bergabung dalam kegiatan ini sekiranya mampu menjunjung tinggi nilai-nilai netralitas seorang ASN. Saya berharap ASN dan juga pendamping PKH yang terlihat Bersama Dengan salah satu calon anggota DPRD  Enrekang tidak seharusnya ikut duduk bersama di kegiatan yang di Duga sosialisasi kampanye di rumah warga di daerah pemilihan 3 Enrekang,” Tambahnya.

Abjhie berharap pihak Bawaslu Kabupaten Enrekang segera turun tangan melakukan l penindakan dugaan Pelanggaran atas pihak yang dilarang melakukan kegiatan politik praktis dan memberikan kepastian hukum dalam proses pemilu yang sementara berjalan.

“Jika pihak Bawaslu tidak mengambil tindakan maka saya atas nama perwakilan komplen akan melakukan laporan langsung ke Bawaslu provinsi tutupnya dengan nada tinggi,” Pungkas Abjhie. 

Sementara itu, Sekretaris Dinsos Enrekang H. Dulman mengatakan Pendamping PKH memang berada di bawah Pengawas Dinsos. 

Mengenai netralitas dan keterlibatan OPD pada pelaksanaan tahapan Pemilu kata dia sudah dilakukan Hearing dengan DPRD.

“Sudah hearing kemarin, cuma kalau ada pelanggaran Pemilu kan ada penyelengara KPU dan Bawaslu. Jadi kalau ada pelanggaran bisa lapor ke Bawaslu,0 Kata Sekretaris Dinsos Enrekang, H. Dulman. 

Terpisah, Koordinator divisi pencegahan, hukum, humas dan parmas Bawaslu Kabupaten Enrekang, Haslipa mengatakan pihaknya sudah membentuk Tim terkait hal tersebut.

“Kita sudah bentuk tim untuk turun melakukan penelusuran. Jauh hari sebelum masa kampanye kita sudah sosialisasi di jajaran ASN, bahkan sudah ada Perda terkait netralitas ASN,  Kepala Desa dan perangkatnya. Kita juga sudah membuat himbauan terkait hal tersebut Baik melalui surat dan di media sosial,” Ujar Haslipa. 

Haslipa mengatakan Bawaslu Enrekang sangat berterima kasih atas perhatian masyarakat yang sangat besar terkait pemilu bersih. (***)