Tiga Terdakwa Dugaan Korupsi Pasir Laut Divonis Bebas, JPU Ajukan Kasasi

Tiga Terdakwa Dugaan Korupsi Pasir Laut Divonis Bebas, JPU Ajukan Kasasi

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Tiga terdakwa dugaan korupsi penetapan harga jual tambang Pasir Laut di Galesong Utara, Kabupaten Takalar, tahun 2020, divonis bebas oleh Ketua Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (28/12/2023) malam.

Ketiga terdakwa yang divonis bebas oleh Ketua Majelis Hakim, Purwanto masing masing, Direktur Utama PT Banteng Laut Akbar Nugraha, Direktur Utama PT Alefu Karya Mandiri Sudimin Yitno dan mantan Pelaksana Harian Kepala BPKD Kabupaten Takalar Faisal Sahing.

Bacaan Lainnya
 

Vonis bebas tiga terdakwa menyusul dua pejabat Pemkab Takalar yang sebelumnya juga divonis bebas. Keduanya adalah  mantan Kabid Pendapatan Dinas Keuangan Takalar Juharman dan  mantan Kabid Pajak dan Retribusi Daerah BPKAD Takalar, Hasbullah.

Muh Syahban Munawir selaku Penasihat Hukum Direktur Utama PT Banteng Laut, Akbar Nugraha, mengatakan, fakta-fakta terkuat bahwa kliennya hanya wajib pajak yang menjalankan kewajibannya sesuai apa yang menjadi ketetapan pajak.

Dimana ketetapan pajak itu, ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Takalar dan majelis hakim yang mengadili perkara tersebut, menyatakan tidak terbukti melakukan tindak pidana korupsi.

“Alhamdulillah Klien kami mendapatkan keadilan setelah proses persidangan berjalan di Pengadilan Tipikor Makassar, ” kata Muh Syahban Munawir sapaan akrab Awie ini.

Dari awal sebut Awie, pihaknya yakin kalau kliennya tidak bersalah, karena kliennya membayarkan kewajiban pajak sesuai yang di perintahkan oleh Pemerintah Kabupaten Takalar.

Pengurangan Ketetapan pajak tersebut kata dia, melalui proses rapat tim terpadu yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah. Anehnya Sekda pada saat itu, selaku pimpinan rapat dalam pengurangan pajak tidak tersentuh hukum sama sekali.

“Ada apa dengan pejabat tersebut sampai tidak tersentuh hukum. Klien kami yang diproses meskipun pada akhirnya klien kami dibebaskan oleh majelis hakim karena di anggap tidak bersalah, ” terang Awie.

Usai hakim vonis bebas ketiga terdakwa, Kepala Seksi Penuntutan (Kasi Tut) Bidang Pidana Khusus Kejati Sulsel, Muh Yusuf mengaku, akan mengajukan upaya hukum kasasi.

“JPU pasti kasasi. Pernyataan kasasi paling lambat 14 hari setelah putusan, ” ucap mantan Kacabjari Maros di Camba ini.(Jay)