Tahun 2023, Kejari Makassar Selamatkan Kerugian Negara Rp3,314 Triliun

Tahun 2023, Kejari Makassar Selamatkan Kerugian Negara Rp3,314 Triliun

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Kejari Makassar selama tahun 2023 sangat memuaskan. Selama tahun ini aparat penegak hukum tersebut, berhasil menyelamatkan kerugian negara sebesar Rp3,314 triliun.

Kajari Makassar, Andi Sundari mengatakan, kinerja semua bidang di Kejari Makassar sangat baik. Semua bidang mengalami kinerja diatas 100 persen. Bahkan beberapa bidang mendapatkan apresiasi dari Kejati Sulsel.

Bacaan Lainnya
 

Kejari Makassar mendapatkan piagam penghargaan atas peringkat 1 realisasi  pendapatan tertinggi tahun 2023. Penghargaan itu diperoleh saat pelaksanaan rapat kerja daerah wilayah hukum Kejati Sulsel 2023.

Realisasi capaian bidang pembinaan mencapai Rp10,564 miliar. Kejari Makassar juga mendapatkan piagam penghargaan atas peringkat 1 prestasi  bidang intelejen.

Tak hanya itu, Kejari Makassar juga menerima piagam penghargaan atas peringkat pertama prestasi di Bidang Pidana Umum untuk penyelesaian perkara Restoratif Justice (RJ). Jumlahnya itu 17 perkara.

“Prestasi ini menjadi hasil yang cukup membanggakan. Kami juga tetap terbuka atas perkembangan dan masukan,” kata Andi Sundari saat refleksi akhir tahun 2023, di Kantor Kejari Makassar, Kamis (28/12/2023). 

Kasi Pidsus Kejari Makassar, Arifuddin Achmad menambahkan, semua perkara yang ditangani semuanya rampung. Dimana kata Arifuddin, pihaknya berhasil melakukan penyelamatan keuangan negara Rp7,758 miliar.

“Kami juga berhasil mendapatkan piagam penghargaan atas prestasi peringkat II sebagai satker terbaik dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi. Ini sebuah capaian yang sangat membanggakan, ” ucapnya.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Makassar, As’rini As’ad menyebut,  Pidana Umum mendapat kategori peringkat pertama atas penyelesaian perkara Restoratif Justice (RJ). 

“Tahun ini kami menyelesaikan 17 perkara melalui RJ. Ini semua tidak lepas dari kerjasama semua rekan-rekan di Kejari Makassar khususnya di Bidang Pidana Umum,” sebut As’rini As’ad. (Jay)