Rawat Silaturahmi Lewat Konsolidasi, PWNU Sulsel Bahas Sistem Pendidikan NU

Rawat Silaturahmi Lewat Konsolidasi, PWNU Sulsel Bahas Sistem Pendidikan NU

Makassar, Upeks– Seiring dengan perkembangan zaman yang terus bergerak, terutama di sektor pendidikan harus melakukan hal-hal strategis agar menghadapi tantangan transformasi peningkatan mutu pendidikan saat ini.

Maka Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulsel, ingin urgensi pembangunan sistem pendidikan yang valid dan efektif. Maka perlunya desain yang baik, serta bersesuaian dengan karakteristik Pendidikan di Lingkungan NU. Selain itu, organisasi Islam terbesar itu menghendaki pemilu 2024 akan berjalan efektif, efesien dan jurdil.

Bacaan Lainnya

Hal inilah menjadi topik pada pelaksanaan kegiatan “Silaturahim dan Konsolidasi PWNU dan PCNU” dirangkaikan dengan “Sosialisasi Implementasi Sitem Pendidikan Nahadlatul Ulama”. Dilaksanakan Sabtu-Ahad, tanggal (9-10) Desember 2023, di Hotel UIN Alauddin (Training Center) Makassar.

Ketua Panitia Bunyamin Yapid mengatakan, dalam acara ini ada 2 kegiatan, pertama silaturahim dan konsolidasi PWNU Sulsel serta seluruh PCNU se-Sulsel hadir.

Kedua, sosialisasi dan implementasi sistem pendidikan Nahdlatul Ulama yang di hadiri semua PCNU dan semua Banom NU se-Sulsel bekerjasama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

“Semua dari semua pimpinan cabang NU kabupaten kota dalam rangka Silaturahim dan konsolidasi organisasi antar PWNU dan PCNU,” ujarnya.

Adapun tujuan kegiatan kata dia, bagaimana peran PWNU dan PCNU dalam menjada situasi kondusif tetap damai menghadapi pemilu event pemilu 2024 mendatang.

Tentu dengan kegiatan silaturahim ini. Dia berharap hubungan PWNU dan seluruh PCNU se-Sulsel ada keberkahan yang turun di Negeri ini, khususnya Sulawesi Selatan.

“Dari langit, karena adanya ulama yang berkumpul dalam memikirkan kemaslahatan ummat khususnya berperan bagaimana menjaga situasi ummat tetap kondusif menjelang pemilu,” jelasnya.

Diketahui, acara tersebut di buka oleh wakil ketua PBNU Prof. Dr. Nizar Ali dan sambutan dan orang ilmiah oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Hamdan Juhanis, serta ditutup oleh Ketua PWNU Sulsel, Gurutta Dr. KH. Hamzah Harun. (rls)