Melarikan Diri dari Pengadilan, Terdakwa Kasus Pornografi Ditangkap di Rumah Pacarnya

Melarikan Diri dari Pengadilan, Terdakwa Kasus Pornografi Ditangkap di Rumah Pacarnya

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Seorang terdakwa kasus Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) berupa pornografi, Bintang Mahesa Supriyadi, melarikan diri saat hendak mengikuti sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Rabu (20/12/2023) siang.

Setelah terdakwa melarikan 

Bacaan Lainnya

diri, Tim Intelijen Kejari Makassar langsung melakukan upaya pencarian terhadap keberadaan terdakwa, dengan melakukan pengecekan CCTV dan penyisiran di sekitar Pengadilan Negeri Makassar, serta bekerja sama dengan pihak aparat Kepolisian.

“Terdakwa berhasil ditangkap di Jl Poros Malino Kabupaten Gowa sekira pukul 18.00 WITA. Sekitar 5 jam melarikan diri, ” kata Kajari Makassar, Andi Sundari didampingi Kasi Pidum Asrini Maya As’ad, Rabu (20/12/2023) malam.

Andi Sundari menyebut, berdasarkan hasil pemeriksaan CCTV terpantau keberadaan terdakwa sekira pukul 12.50 Wita. Dimana terdakwa terlihat berada di 

halaman parkir depan Pengadilan Negeri Makassar berjalan menuju Kawasan Kanrerong Karebosi Jl Kartini Makassar.

Sekira pukul 13.50 Wita, terdakwa  terlihat di penjual bakso belakang Pengadilan Negeri Makassar Jl Amanagappa No.15 Kota 

Makassar. Terdakwa sempat menghubungi rekannya atas 

nama Simon untuk meminta bantuan dengan melalui Whatsapp yang tidak diketahui milik siapa. 

“Mengetahui informasi tersebut, Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Makassar langsung melakukan 

upaya penggalangan terhadap ayah kandung dan kakak kandung terdakwa, ” ucap Andi Sundari.

Kemudian lanjut Andi Sundari, berdasarkan informasi yang didapatkan Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Makassar terdakwa terpantau keberadaannya di Jl Poros Malino Kabupaten Gowa di kediaman pacarnya.

Andi Sundari menuturkan, terdakwa

bekerja sama dengan pacarnya dan sebelumnya terdakwa melarikan diri dari pengadilan menuju Pelabuhan Soekarno Hatta Kota Makassar. 

Kemudian dari Pelabuhan Soekarno Hatta menuju kediaman pacarnya menggunakan kendaraan Bentor 

dengan membayar sebesar Rp. 130.000 menggunakan uang pacarnya.

“Setelah diketahui keberadaan terdakwa, Tim Intelijen Kejari Makassar Plh Kasi Intel Andi Moehammad Akram Rusydi

bersama Tim Jatanras Polrestabes Makassar berhasil menangkap pelaku di rumah pacarnya, ” terang Andi Sundari.(Jay)