Kembangkan Bahasa Asing, Kemudahan Konseling dan Konsep Pentahelix di Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga

Kembangkan Bahasa Asing, Kemudahan Konseling dan Konsep Pentahelix di Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga

 

MAKASSAR, UPEKS.co.id – Sekolah Islam Athirah senantiasa melakukan inovasi dalam pengembangan pembelajaran untuk mendorong prestasi-prestasi anak didik yang tidak hanya pada wilayah intrakurikuler, tetapi juga pada wilayah ekstrakurikuler baik pada tingkat regional, nasional maupun internasional.

Bacaan Lainnya
 

 

Bakry Liwang M.Si, Ph,D selaku Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga menjelaskan bahwa Sekolah Islam Athirah khususnya di Bukit Baruga bertujuan untuk membentuk siswa yang berkarakter islami, menguasai bahasa asing dan teknologi sehingga dapat bersaing di Perguruan tinggi.

 

Lulusan Universitas Teknologi Malaysia yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga bidang Kurikulum selama 6 tahun dan kini bertugas sabagai Assessor Badan Akreditasi Nasional juga menuturkan bahwa ia menggunakan dua prinsip dalam membangun dan mengembangkan SMA Islam Athirah Bukit Baruga yaitu prinsip partisipatif dan prinsip kolaboratif.

 

“Kedua prinsip ini sangat mendasar dalam mendorong dan menggerakkan semua program unggulan yang sedang dan akan dijalankan di SMA Islam Athirah Bukit Baruga. Program unggulan tersebut seperti e-counseling, program kewirausahaan, program magang hingga project akhir siswa terdiri dari produk KTI, digital dan literasi. Sehingga Athirah dapat unggul dibidang entrepreneurship dan berkompetensi global,” tuturnya.

 

Program bahasa asing SMA Islam Athirah Bukit Baruga menjadi lebih unggul karena bahasa Inggris, Arab, Perancis, Jerman, dan Jepang bisa mendapatkan pengakuan seperti sertifikat toefl, sertifikat DELF, selain itu sekolah juga menjalin kerjasama dengan kedutaan negara lainnya untuk mendapatkan pengakuan dari lembaga yang direkomendasikan dan terpercaya.

 

“Semoga Sekolah Islam Athirah senantiasa konsisten dalam melaksanakan program unggulan berdasarkan rencana strategis yang telah dibuat dengan memegang teguh prinsip dan nilai jalan kalla dan turut meningkatkan produktivitas dalam kata dan kerja, untuk dapat berkontribusi lebih luas di masyarakat. Sehingga berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap Sekolah Islam Athirah secara umum dan khususnya di SMA Islam Athirah Bukit Baruga bahwa kami hadir untuk membentuk siswa yang paripurna dengan menyeimbangkan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual,” ungkapnya.

 

Saat ini jumlah siswa di SMA Islam Athirah Bukit Baruga sebanyak 443 siswa dan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Jumlah tersebut berasal dari 36 kabupaten kota di Indonesia.

Pengembangan kedepannya,ia berusaha untuk melakukan sinergi dengan konsep pentahelix, dimana unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media bersatu padu berkoordinasi serta berkomitmen untuk mengembangkan potensi dan menghadirkan kurikulum yang paling dibutuhkan oleh siswa.

 

“Prinsip hidup yang saya pegang hingga saat ini berasal dari Qur’an Surat Ar-Rahman Ayat ke-60 (Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula)) dan itulah yang terus menjadi penguat saya untuk selalu berbuat kebaikan untuk Athirah dan dunia Pendidikan,” tutupnya. (aca)