Kampung Binaan Brimob Polda Sulsel Terima Penghargaan Internasional di Dubai

Kampung Binaan Brimob Polda Sulsel Terima Penghargaan Internasional di Dubai

 

Gowa, Upeks.co.id — Kampung Sayur Kanreapia yang merupakan binaan Satbrimob Polda Sulsel yang terletak di Kab. Gowa, Sulsel berhasil membawa nama Sulawesi Selatan di kancah Internasional.

Bacaan Lainnya
 

Berdasarkan hasil seleksi dari Kementerian LHK & Astra Indonesia dan Perwakilan PBB di Indonesia yang menangani Pangan dan lingkungan Hidup, perwakilan Kampung Sayur Kanreapia berhasil mewakili Indonesia di Dubai, UAE.

Kampung Sayur Kanreapia merupakan Salah satu kampung yang secara aktif menggunakan pertanian organik dalam menjaga alam dan lingkungan, dan juga senantiasa menjaga mata air, dalam hal ini embung air serta tetap produktif di masa kemarau dan El-Nino.

Ini merupakan Salah satu kampung di Indonesia yg bisa mengendalikan perubahan iklim Dunia.

United Nations Climate Change Conference atau kerap disebut COP28 secara resmi dimulai pada Kamis, 30 November hingga 12 Desember 2023. Konferensi ini berlangsung di Expo City, Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

“Terima kasih kepada Bapak Kapolri jenderal Listyo Sigit Prabowo, Komandan Korbrimob Polri, Kapolda Sulawesi Selatan dan terkhusus kepada bapak Dansat Brimob Polda Sulsel yang selama ini telah memberikan dukungan penuh kepada kita bersama bapak Ipda Purwanto”, kata Jamaluddin (Ketua kampung Sayur Kanreapia).

“Selama ini kita telah bersama-sama melakukan gerakan – gerakan literasi dan selama ini kita mengadakan ajakan untuk masyarakat petani untuk kemudian menjadi petani organik”, tambahnya.

Jamal menuturkan bahwa ia bersama-sama dengan Ipda Purwanto mempunyai program berbagi pupuk organik kepada Petani-petani binaan di desa Kanreapia Kec. Tombolopao Kab. Gowa.

“Sekali lagi, kami ucapkan terimakasih kepada bapak Dansat Brimob Polda Sulsel dan bapak Wadansat Brimob, Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan kami terus berkelanjutan dan kemudian jangan bosan untuk melakukan pembinaan di desa Kanreapia di kampung Sayur”, Tutur Jamal.(rls)