Ikrar Eran Batu Minta Maaf Atas Ketidakhadirannya Saat Audiensi

Ikrar Eran Batu Minta Maaf Atas Ketidakhadirannya Saat Audiensi
ENREKANG, UPEKS.co.id — Wakil Ketua 1 DPRD Enrekang, Ikrar Eran Batu menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik atas ketidakhadirannya pada acara Audiensi Masyarakat, Pimpinan OPD dengan anggota dan Pimpinan DPRD Kabupaten Enrekang yang batal digelar, Senin (11/12/2023) kemarin.
Permohonan maaf ini disampaikan Ikrar dibeberapa Grup WhatsApp bahwa kesalahan itu adalah kesalahan pribadinya dan bukan kesalahan Lembaga atau DPRD.
” Assalamualaikum saya atas nama pribadi memohon maaf sebesar besarnya atas ketidak hadiran saya, itu murni kesalahan pribadi mohon kiranya teman-teman tidak menyalahkan Lembaga, karena teman-teman DPRD sudah hadir tadi, hanya saya selaku pimpinan yang tidak hadir, dan itu kesalahan pribadi”. Ujarnya.
Permohonan maaf secara terbuka Wakil Ketua 1 DPRD Enrekang ini banyak mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Tidak sedikit masyarakat yang memberikan apresiasi kepada Ikrar atas kebesaran hatinya untuk meminta maaf dan mengakui kesalahannya.
“Ini adalah wakil Rakyat yang patut jadi contoh karena secara terbuka dan legowo meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan. Saya rasa sebagai manusia biasa tak ada  satupun orang yang sempurna. Mungkin saja pada saat itu, Pak Ikrar memang dalam kondisi kurang sehat. Yang terpenting, dirinya sudah meminta maaf kepada publik”. Ujar salah seorang Tokoh Pemuda yang enggan disebutkan namanya.
Ikrar Eran Batu adalah salah satu unsur Pimpinan di DPRD Kabupaten Enrekang yang mengundang masyarakat dan Pimpinan OPD untuk Audiens bersama Anggota DPRD.
Namun pada hari yang ditentukan, justru Ikrar tak muncul bahkan tak ada kabar hingga jam 12.00 siang. Atas Permintaan Koalisi Masyarakat Peduli Enrekang (Komplen) yang pada hari itu datang sebagai undangan, pihak Sekwan menghubungi sopir pribadi Ikrar dan kata sopirnya Ikrar tak bisa hadir karena kurang enak badan dan ada lagi informasi yang menyebutkan mobil Ikrar rusak dan masuk bengkel.
Sementara itu, anggota DPRD yang sempat hadir tak bisa berbuat banyak. Mustain Sumaele salah satu anggota DPRD mengatakan dia dan teman-temannya tak dapat mengambil alih acara tersebut sebelum adalah perintah atau mandat dari Pimpinan DPRD.
” Kita tidak bisa berbuat banyak, karena mereka di undang hadir. Acara ini pakai undangan, seandainya mereka datang secara tiba-tiba ke DPRD semisal menyampaikan Orasi atau apapun tanpa undangan maka saya dan teman-teman bisa langsung menerima mereka, tapi ini kami tidak bisa mengambil keputusan untuk membuka acara ini, kecuali Pimpinan dalam hal ini yang memberikan undangan”. Ujar Mustain.
Salah satu mantan anggota DPRD Enrekang Disman Duma yang juga hadir pada acara Audiens tersebut kejadian tersebut. Sebagai mantan Ketua DPRD di zamannya, Disman Duma mengatakan Wakil Ketua 1 DPRD mencoreng nama baik Institusinya.
Pasalnya, Ikrar sudah melayangkan undangan beberapa hari sebelumnya, namun justru sebagai pengundang Ikrar yang tak datang. Akibatnya Audiens batal dilaksanakan. (Sry)