Gelar Pengabdian Masyarakat di Bantaeng, ITB Nobel Indonesia Pacu Kinerja BUMDesa

Gelar Pengabdian Masyarakat di Bantaeng, ITB Nobel Indonesia Pacu Kinerja BUMDesa

BANTAENG, UPEKS.co.id– Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia kembali melaksanakan kegiatan pengabdian pada Masyarakat dan kali ini pelaksanaannya di laksanakan di Desa Bontojai Kecamatan Bisapu Kabupaten Bantaeng, tema pengabdian yang diusung “Meningkatkan Peran BUMDesa dalam Pengembangan Ekonomi Masyarakat Desa Bontojai Kecamatan Bisappu, Kabupaten Bantaeng”, pada 15 -16 Desember 2023.

Tim Pengabdi terdiri dari Dr. H. Muhammad Hidayat, S.E.M.M, Dr. Dara Ayu Nianty, S.E. M.Ak., Ak. Dr Fitriany, S.E., M.M dan Dirwan, S.T., M.M dan 2 mahasiswa Ratna Bater dan Nurfaulia serta dalam Pengabdian ini Ketua LP3M ITB Nobel Indonesia Fitriani Latief, S.P.,M.M.

Bacaan Lainnya
 

Pengabdian diawali dengan melakukan observasi pada unit kegiatan BUMDesa yang telah dioperasionalkan oleh BUMDesa Desa Bontojai kegiatan ini penting untuk menjadi topik Bahasa yang aktual serta faktual pada seminar yang dilaksanakan pada pengabdian hari kedua.

Pada kesempatan itu, sebagai pemateri Dr. H. Muhammad Hidayat, S.E.,M.M menyampaikan pengabdian pada masyarakat dalam bentuk penyuluhan memainkan peran penting dalam meningkatkan perekonomian desa dan memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa).

Untuk itu dalam paparannya disampaikan beberapa langkah yang dapat diambil untuk memastikan BUMDesa dapat berfungsi sebagaimana diharapkan, antara lain untuk Identifikasi Potensi Lokal, Peningkatan Kompetensi Tim BUMDesa melalui Pelatihan dan Pendidikan, Pengembangan Rencana Bisnis, Kolaborasi dengan Pihak Eksternal, Pemasaran Produk Lokal, Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Marginal, Monitoring dan Evaluasi, Keterbukaan dan Partisipasi, dan Pengembangan Inovasi.

Dr H Muhammad Hidayat, S.E., M.M, menandaskan dengan mengambil langkah-langkah ini, diharapkan BUMDesa dapat berfungsi sebagai motor penggerak perekonomian desa dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat.

Sementara itu, Dr Daya Ayu Nianty, S.E., M.Ak., Ak dalam kesempatan sebagai narasumber menyampaikan betapa pentingnya pengelolaan keuangan agar memastikan perusahaan bertumbuh berkembang dalam jalur yang benar. Di mana kemampuan pengelolaan keuangan transparansi dan akuntabilitas para pengelolanya menjadi sangat penting untuk mewujudkan BUMDesa yang profesional dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan ini pula Dr Dara Ayu Nianty S.E., M.Ak,. Ak menyerahkan Software pengelolaan keuangan kepada Pihak BUMDesa untuk memulai pengelolaan keuangan yang professional dan akuntabel. Sesi Seminar ini dipandu oleh moderator Dr Fitriany S.E., M.M pada akhir seminar.

Fitriani Latief dari Pihak LP3M memberikan piagam penghargaan kepada Kepala Desa Bontojai yang disambut dengan harapan dari Kepala Desa Bontojai untuk menindaklanjuti hasil hasil seminar dan workshop selama dua hari tersebut. Dalam kerja sama yang lebih luas ke depannya, diharapkan dapat dituangkan dalam bentuk MoU antara Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia dengan Desa Bontojai. Tujuannya, pendampingan dapat dilakukan secara berkelanjutan, sehingga apa apa yang telah dibicarakan serta disampaikan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dapat dicapai sebagaimana yang diharapkan. (rls)