Belajar Jurnalistik, Mahasiswa PIAUD IAIN Bone Hasilkan 3 Produk Jurnalistik

Belajar Jurnalistik, Mahasiswa PIAUD IAIN Bone Hasilkan 3 Produk Jurnalistik

BONE,UPEKS.co.id — Perkembangan zaman menuntut setiap aspek kehidupan untuk dapat menjadi bagian dari penyebaran informasi. Informasi telah menjadi bagian yang tidak lepas dari manusia seiring dengan berkembangnya media informasi yang semakin cepat. Tidak terkecuali mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAU) IAIN Bone yang mendalami pembelajaran dunia jurnalistik melalui Mata Kuliah Jurnalistik.

Mata Kuliah Jurnalistik menjadi salah satu Mata Kuliah pilihan mahasiswa PIAUD semester 5. Mata Kuliah ini diajarkan langsung oleh akademisi dan juga praktisi media, Dr. Qudratullah, M.Sos.

Bacaan Lainnya
 

“Mata Kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan di PIAUD. Kami berharap mahasiswa semakin cakap di ruang digital. Mata Kuliah Jurnalistik dalam pendidikan telah dikemas sedemikian rupa dalam kurikulum sehingga dapat membantu mahasiswa untuk lebih mengenal, memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari” Ujar Ketua Prodi PIAUD, A. Sri Mardiyanti Syam, M.Pd.

Dalam 16 pertemuan, Dosen pengampu Mata Kuliah Jurnalistik, Dr. Qudratullah, M.Sos., mengungkapkan kecepatan mahasiswa PIAUD dalam memahami dan mempraktikkan materi melalui tugas proyek yang diberikan.

“Mata Kuliah Jurnalistik bukan hanya sekadar menyampaikan materi bagaimana mengelola informasi yang diterima dan yang akan disampaikan, tapi juga kecakapan dalam memproduksi informasi yang menarik bagi masyarakat. Tentunya bukan menyebar berita hoaks. Saya sangat takjub dengan mahasiswa PIAUD yang sangat lihai dalam membuat berita media online, berita media cetak, dan berita televisi. Hasilnya di luar ekspektasi saya. Mereka kreatif dan sangat tekun dalam mempelajari dunia jurnalistik” ujar Dosen Pengampu, Dr. Qudratullah, M.Sos.

Salah satu mahasiswa PIAUD, Dilla, juga mengungkapkan ketertarikannya dalam mempelajari dunia jurnalistik. Meski pertama kali mempelajarinya, ia mengaku banyak hal yang diperoleh terutama keberanian dalam menulis.

“Belajar jurnalistik ini memang menyenangkan, tapi juga kadang menyulitkan. Senangnya kalau melihat karya sendiri, itu ada rasa kebanggaan karena bisa menghasilkan karya jurnalistik. Tapi sulitnya kalau harus memberanikan diri mewawancarai orang yang tidak dikenal, rasa malu dan canggung masih sulit dihilangkan. Tapi belajar jurnalistik sangat membuka cakrawala berpikir kami tentang pesatnya penyebaran informasi saat ini” Ujar Mahassiswa PIAUD, Dilla.

Mata Kuliah ini juga memberikan gambaran dan praktik yang tepat dalam mengelola media masda serta informasi-informasi yang akan disebarkan. Selain itu, mahasiswa juga semakin paham dalam membedakan berita benar dan berita bohong. Termasuk dapat berorientasi dalam mencegah penyebaran berita bohong yang marak tersebar di kalangan masyarakat awam.(Irwan.Patra)