8 Karyawan dan Peserta Terima Bantuan Pengadaan Rumah dari BPJS Ketenagakerjaan

8 Karyawan dan Peserta Terima Bantuan Pengadaan Rumah dari BPJS Ketenagakerjaan

 

MAKASSAR,- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar peresmian rumah pekerja dan pemberian manfaat layanan tambahan perumahan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan tahun 2023.

Bacaan Lainnya
 

Bekerja sama dengan Bank BTN, penyerahan bantuan ini termasuk dalam program Manfaat Layanan Tambahan (MTL) yang diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) 17/2021. Aturan ini memungkinkan peserta membeli rumah, bahkan dengan bunga kompetitif.

Dalam peresmian ini, dilakukan penyerahan rumah secara simbolis kepada 8 orang penerima manfaat yang oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi Maluku, Mintje Wattu, Regional Retail Lending & MSME Business Head.
M.T. Eddy Wibowo, dan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Makassar, I Nyoman Hary Sujana.

Mintje Wattu mengungkapkan, pihaknya menargetkan 44 tenaga kerja BPJS mendapatkan manfaat dari program ini.
“Namun sampai saat ini yang dari seleksi dilakukan bank BTN dan juga kami, baru beberapa yang bisa di akadkan. Untuk di wilayah kami ada 18 orang. Tapi 6 orang itu wilayah Sulawesi Maluku sisanya wilayah DKI,” ungkapnya.

“Dan akan ada akad serentak di 33 kantor cabang BTN yang ada di wilayah Sulawesi Maluku. Insyaallah target kita untuk semua masyarakat dan para pekerja juga menikmati manfaat tambahan yang ada di BPJS Ketenagakerjaan bekerjasama dengan BTN ini. Semoga bisa tercapai,” harapnya.

Untuk syarat mendapatkan bantuan MTL ini yang paling penting adalah harus bisa menjadi peserta paling sedikit 1 tahun, tertib administrasi dan tertib iuran.

“Itu syarat utama yang harus dimiliki. Selanjutnya adalah tentu dari perbankan punya persyaratan khusus untuk bagaimana mereka bisa menyalurkan bantuan ini walaupun subsidinya dari kita,” Ucap Mintje

Menurut Mintje, pada program MTL ini, BPJS Ketenagakerjaan menyiapkan uang muka bantuan perumahan berupa bantuan kredit KPR Rp 500 juta, bantuan subsidi yang muka perumahan Rp150 juta, dan renovasi rumah Rp 200 juta.

“Kami juga memberikan bantuan untuk konstruksi bisa 80 persen dari nominal proyek. Tetapi itu semua tentu harus ada seleksi dari kami dan perbankan menyeleksi BI checking dan sebagainya Kita serahkan. Jadi dari kami kalau sudah lolos dari teman di perbankan, kami kemudian melakukan seleksi juga. Nanti kalau dari teman teman perbankan sudah lolos berarti boleh kita untuk proses,” terangnya

Lebih jauh Mintje mengungkapkan tidak ada target khusus untuk program ini di 2014 namun semakin banyak pengajuan semakin bagus.

“Yang penting semakin banyak yang mengajukan semakin baik. Jadi ini kan dikasih manfaat layanan tambahan untuk seluruh peserta kita, jadi mereka menikmati manfaatkanya tidak hanya saat mendapatkan musibah tapi manfaat tambahan yang diberikan BPJS ketenagakerjaan salah satunya bantuan pekerja,” ungkapnya

“Kita memberikan subsidi bunga sehingga red bunganya lebih kecil daripada bunga yang berlaku umum,” kata Mintje menambahkan.

Sementara Regional Retail Lending & MSME Business Head BTN, M.T. Eddy Wibowo menjelaskan, program PLT BPJS Ketenagakerjaan telah berkolaborasi dengan BTN sejak 2015 lalu.

“Program ini terus berjalan dan ini salah satu program yang juga mendukung program 1 juta rumah, nawacita dari bapak presiden. Nah untuk yang ingin memanfaatkan layanan ini persyaratannya pasti merupakan anggota aktif dari BPJS ketenagakerjaan,” ujarnya

“Untuk suku bunga pun sangat luar biasa, sangat menarik sekali karena suku bunga ini akan terus disubsidi dari BPJS Ketenagakerjaan sepanjang peserta tersebut menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. Suku bunganya pun kita mengacu pada suku Bungan Bank Indonesia ditambah 3 persen sehingga suku bunganya akan sangat stabil tergantung dari kondisi perekonomian secara nasional karena kita mengacu pada BI, jadi sangat mudah sekali fasilitas yang kita berikan.,” tambanya.

Lebih lanjut BTN kami akan berkolaborasi dengan pengembang untuk membangun perumahan bagi pekerja BPJS tenaga kerjaan.

“Kami sangat mendukung program ini. Nanti dari BPJS mendukung support untuk pembiayaan konstruksinya dan perumahannya, nanti kita salurkan untuk tenaga peserta dari BPJSnya itu sendiri,” Pungkasnya.

“Kalau untuk rumahnya, sebenarnya rumahnya ini sangat bisa teman teman pekerja dapat memilih rumahnya sendiri. Bisa apakah itu rumah yang dibangun oleh developer ataupun juga untuk rumah yang dipilih second itu juga bisa dan tidak terbatas itu saja. Terus misalkan yang bersangkutan juga sudah memiliki rumah itu juga kita dapat melakukan renovasi terhadap rumah itu.,” tutupnya.