UNHAS Gaet University of California Santa Cruz Kolaborasi Riset dan Publikasi Bersama

UNHAS Gaet University of California Santa Cruz Kolaborasi Riset dan Publikasi Bersama

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Delegasi Universitas Hasanuddin (UNHAS) berkunjung ke Natural Sciences Department, Division of Physical and Biological Sciences, University of California Santa Cruz (UCSC) pada Rabu (31/10/2023) lalu.

Berjumlah 7 orang, delegasi UNHAS di antaranya Prof Muh Ruslin Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan) dan Prof Subehan (Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Keuangan), Prof Hamzah (Dekan Fakultas Hukum), Ansariadi (Direktur Kemitraan), Prof Amir Ilyas (Wadek Pascasarjana).

Bacaan Lainnya

Kemudian, Sawedi Muhammad (Kepala Kantor Sekretariat Rektor) dan Nurul Ichsani (Kasubdit PMB) disambut hangat oleh Audrie Lin (Assistant Professor Division of Physical and Biological Sciences Division) dan para peneliti senior Global and Community Health Program UCSC.

Pertemuan yang dilaksanakan bersama 7 peneliti UCSC berlangsung sejak pagi hingga sore hari yang terbagi dalam 7 sesi.

Adapun peneliti tersebut diantaranya Grant Hartzog (chromatin and transcription expert), Vicki Auerbuch (microbiology expert), Sri Kurniawan (assistive technology expert), Michael Patnode (immunology expert), Raquel Chamorro (enviromental health expert), Valerie Cortez (RNA Viruses dan epidemiology expert), dan Matt Sparke (Globalization and Neoliberalism expert).

Diskusi ini membahas mengenai topik riset kolaborasi yang ditekankan pada research question dan data collection.

“Peluangnya sangat besar di mana global and community health program sangat terbuka untuk riset multidisiplin, sebagai contoh , riset berkaitan dengan kualitas air, stunting, pengaruh makanan terhadap gen, hingga teknologi AI untuk disabilitas,” jelas Prof Ruslin, dalam keterangan tertulisnya, yang diterima Upeks di Makassar, Kamis (2/11/2023).

Selain kolaborasi riset, UNHAS juga berhasil menggaet Prof Sri Kurniawan, Guru Besar bidang teknologi yang bergabung dengan META untuk pembuatan VR headset dan smart glasses, untuk publikasi bersama.

“Ini adalah awalan yang sangat baik di mana pertemuan ini kita bisa langsung action dan mendapatkan hasil yang nyata,” tegas Prof Ruslin. (rls)