SMKN 1 Bantaeng  Tumbuhkan  Jiwa Kewirausahaan

SMKN 1 Bantaeng  Tumbuhkan  Jiwa Kewirausahaan

BANTAENG, UPEKS.co.id — SMKN 1 Bantaeng selaku penerima program bantuan Pemerintah yang mengembangkan Produk Kreatif dan kewirausahaan tahun anggaran 2023 sebesar 50 juta dari Direktorat sekolah menengah Kejuruan Direktur Jenderal Pendidikan vokasi Kementerian Pendidikan ,kebudayaan  riset dan Teknologi Tahun 2023.

Program ini sejalan dengan komitmen SMKN 1 Bantaeng yang senantiasa menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada para siswa.

Bacaan Lainnya
 

Ketua panitia Program Bantuan Pemerintah SMK yang mengembangkan produk kreatif dan kewirausahaan SMKN 1 Bantaeng,Rosdalifah,S.Pd,M.Pd memaparkan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan anak didiknya.

Diantaranya,pengembangan kelompok wirausaha siswa,kegiatan bersama dengan mitra dunia usaha,dunia industri,dan dunia kerja UMKM melalui pengembangan materi pembelajaran /projek kreatif dan kewirausahaan serta menjadi mentor bagi kelompok wirausaha siswa.

Selanjutnya,Benchmarking ke sekolah/perguruan tinggi yang telah memiliki/menjalankan program kewirausahaan atau inkubasi bisnis dan/atau mengunjungi situs wirausaha besar /kecil/menengah/mikro yang berhasil mengembangkan usahanya.

Selain itu,juga pengembangan SDM bagi pengampu kewirausahaan melalui pelatihan/magang.pemberian modal usaha bergulir sebanyak 30 juta kepada 6 kelompok usaha siswa.dimana masing masing kelompok diberi modal usaha sebanyak 5 juta,jelas Rosdalifah.

Program lainnya,lanjut Rosdalifah siswa diarahkan melakukan pengembangan Kanal Promosi dan publikasi serta koordinasi dan pelaporan.

Sementara itu,Kepala SMKN 1 Bantaeng Drs.Samsud Samad,MM berharap dengan adanya bantuan yang diberikan kepada siswa dapat menumbuhkan jiwa entrepreneur sehingga setelah mereka selesai pendidikan di SMKN 1Bantaeng,mereka bisa mengembangkan wirausaha di luar.

“Tentu dengan usaha yang dikelola itu menjadi bagian dari pembelajaran di sekolah sekaitan dengan mata pelajaran kreatif kewirausahaan.Dengan usaha tentu ada projeksi sebagai keuntungan untuk memberikan semangat atau sebagai pemantik kepada siswa siswa untuk lebih meyakinkan  bahwa mereka memiliki potensi dan kamampuan untuk melakukan bisnis meskipun sifatnya masih terbatas atau kecil kecilan,tutur Samsud Samad.
Di sisi lain,katanya tentu guru guru yang memegang mata pelajaran semakin produktif karena dengan bantuan  menjadi sarana pembelajaran bagi guru guru untuk melakukan kreasi kreasi dan  bagaimana menumbuhkan pembelajaran bagi siswa – siswa yang berkaitan dengan upaya untuk menumbuhkan entrepreneur.
“Kita harapkan agar guru -guru lebih aktif,lebih punya inovasi dalam mengamati apa yang terjadi dan apa yang dilakukan oleh siswa.Tentu di sisi lain mereka bisa jadikan sebagai ajang untuk melakukan evaluasi terhadap apa yang masih kurang di dalam pembelajaran”,jelasnya.
Beberapa siswa SMKN 1 Bantaeng yang terlibat dalam program tersebut seperti,  Aqila,Afni dan Mukarrama berharap agar program bantuan modal usaha ini dilanjutkan dan dananya lebih besar dari tahun ini.(Irwan.Patra)