Pemkab Maros Gelar Nikah Gratis, 9 Pasangan Turut Serta

Pemkab Maros Gelar Nikah Gratis, 9 Pasangan Turut Serta

MAROS,UPEKS.co.id— Sebanyak 9 pasangan mengikuti program nikah gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Maros di Mall Pelayanan Publik, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Jumat (10/11/2023).

Pasangan ini terdiri dari 3 pasang dari Turikale dan masing-masing satu pasangan dari Bontoa,  Tanralili, Lau, Maros Baru, Marusu dan Bantimurung.

Bacaan Lainnya
 

Dalam nikah gratis ini, tidak hanya pengurusan administrasi nikah yang gratis namun, Pemerintah Kabupaten Maros menyediakan pelaminan, tata rias pengantin hingga katering.

Para pasangan juga membawa serta keluarga hingga teman untuk menyaksikan akad nikah.

Bupati Maros, Chaidir Syam dan Ketua DPRD Maros pun nampak menjadi saksi dalam giat nikah gratis ini.

Chaidir Syam mengatakan nikah gratis ini menjadi program inovasi MPP dan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Maros.

Ia menyebutkan, nikah gratis ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat Maros yang ingin menikah.

“Biasanya kan membutuhkan biaya Rp 600 ribu untuk mendapatkan buku nikah, juga harus bayar rias pengantin dan segala macam,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD ini mengatakan, tak hanya buku nikah, pasangan yang menikah juga mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan gratis.

“Mendapatkan buku nikah dari Kemenag, secara administratif belum ada KTP langsung bisa diurus di sini, tak hanya itu pasangan juga dapat BPJS kesehatan dan kartu keluarga,” imbuhnya.

Tak hanya itu, juga pasangan jug diberikan hadiah tiket bulan madu untuk menginap di Hotel Grandmall.

“Kita juga kasih hadiah bisa nginap bersama di Hotel Grandmall,” ujarnya. Alumni Ilmu Pemerintahan Unhas ini menambahkan program nikah gratis ini dipastikan akan terus berjalan.

Namun program nikah gratis ini hanya diperuntukkan bagi masyarakat kalangan kurang mampu.

“Persyaratannya harus kurang mampu, setelah diverifikasi, nanti seluruh berkas langsung diurus di KUA setempat,” tutupnya.

Salah satu pasangan yang menikah gratis Firdaus dan Rabaisah mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Menikah gratis ini dapat membantu mengurangi pengeluaran.

“Kami cukup terbantu, apalagi sekarang modal untuk menikah itu cukup mahal,” ujat Firdaus.

Meski menikah di MPP, Firdaus mengaku tetap disambut antusias oleh keluarga.

“Keluarga dan kerabat terdekat bahkan teman ada juga datang menyaksikan akad nikah,” tuturnya. (***)