Pemkab Lutim Study Tiru Pengelolaan Kabupaten Layak Anak di Sleman Yogyakarta

Pemkab Lutim Study Tiru Pengelolaan Kabupaten Layak Anak di Sleman Yogyakarta


Lutim,Upeks.co.id— Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) melakukan study tiru tentang Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Kamis (23/11/2023).

Rombongan dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Aini Endis Andrika didampingi Pembina Gugus Tugas Layak Anak sekaligus Ketua TP PKK Lutim, Hj. Sufriaty Budiman, Kepala Dinsos P3A, Sukarti, Kepala Disdukcapil, Oksen Bija bersama para Pejabat Fungsional dan staf diterima oleh Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kab. Sleman dan Kepala Bidang P3AP2KB.

Bacaan Lainnya
 

Pada kesempatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesra,  Aini Endis Andrika mengatakan terkait kunjungan studi tiru ini, tujuannya adalah untuk memahami betapa pentingnya adopsi KLA yang telah dilakukan Kabupaten Sleman, dimana Kabupaten Sleman telah meraih kategori utama atas komitmennya dalam sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh dan berkelanjutan.

“Dengan melihat upaya yang telah dilakukan, kami mengakui betapa pentingnya partisipasi dan kolaborasi lintas sektor guna memastikan bahwa setiap anak memiliki akses terhadap hak-hak dasar seperti hak atas pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan partisipasi,” terang Aini Endis Andrika.

Menurutnya, kunjungan ini bukan hanya untuk memahami praktik terbaik yang telah diterapkan oleh Kabupaten Sleman, tetapi juga untuk memperkuat kerja sama antar daerah guna saling mendukung dan bertukar pengalaman.

“Kami sangat berterima kasih atas keramahan dan kesempatan yang diberikan kepada kami untuk belajar dari pengalaman berharga yang telah diperoleh oleh Kabupaten Sleman,” jelas Asisten Pemerintahan dan Kesra.

Senada dengan itu, Pembina Gugus Tugas Layak Anak Hj. Sufriaty Budiman mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sleman dalam hal ini Dinas P3AP2KB yang telah bersedia menerima Kabupaten Lutim untuk berbagi ilmu dan pengalaman terkait capaian implementasi KLA.

“Mudah-mudahan setelah ini, Kabupaten Luwu Timur bisa menerapkan beberapa pengalaman dan ilmu yang kami dapatkan di Kabupaten Sleman bisa membawa berkah. Kita berharap semoga Luwu Timur bisa naik kelas dari kategori madya ke kategori nindya bahkan ke kategori utama,” harap Sufriaty. (rls)