Kasus Tipikor Pembangunan RS Pratama, MA Kabulkan Kasasi JPU Kejari Enrekang

Kasus Tipikor Pembangunan RS Pratama, MA Kabulkan Kasasi JPU Kejari Enrekang

ENREKANG,UPEKS.co.id— Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Enrekang telah melakukan eksekusi terhadap Haris Amin Bin Amin Watta, terpidana kasus tindak pidana korupsi dalam perkara perencanaan pembangunan Rumah Sakit Pratama Sudu, Belajen, Kecamatan Alla Tahun Anggaran 2021’ Kamis (23/11/2023) pukul 10.30 WITA ke Lembaga Permasyarakatan Klas I Makassar.

Kepala Kejaksaan Negeri Enrekang, Padeli, SH, M.Hum mengatakan, Haris Amin terbukti melanggar pasal 3 Jo Pasal 18 UU no 31 Tahun 1999 Jo pasal 55 ayat 1 (satu) ke-1 dengan Pidana penjara selama 1 tahun dan denda sebesar Rp50.000.000, subsidair kurungan selama 1 bulan. 

Bacaan Lainnya

Dia menjelaskan, sebenarnya putusan Mahkamah Agung (MA) tanggal 31 Oktober 2023, namun putusan tersebut baru diterima oleh Kejari Enrekang tanggal 20 November 2023.

“Sehingga sesaat setelah putusan tersebut diterima Kami langsung melakukan tindakan eksekusi terhadap terpidana,” ujar Kejari Enrekang.

Padeli menambahkan, putusan PN Makassar waktu itu onslag namun oleh JPU dari Kejari Enrekang melakukan upaya hukum kasasi dan kasasi tersebut dikabulkan oleh Mahkamah Agung dalam putusannya yang tertanggal 31 Oktober 2023.

Kini Haris Amin telah berada di Lembaga Pemasyarakatan klas 1 Makassar. Haris Amin harus mempertanggungjawabkan perbuatannya selama 1 tahun Subsider 1 bulan kurungan. (Sry)