Ungkap Kasus Sertifikat Bodong,

 Kanit Tipikor Polres Enrekang Gelar Perkara Sejak Sebulan Lalu

 Kanit Tipikor Polres Enrekang Gelar Perkara Sejak Sebulan Lalu

ENREKANG, UPEKS.co.id —  Sejak diangkat sebagai Kanit Tipikor  Polres Enrekang sebulan lalu, Brigpol Khurniawan Jais mulai mempelajari kasus-kasus yang selama ini ditangani oleh Unit Tipikor Polres Enrekang. Salah satunya adalah sertifikat bodong yang kasusnya terkuak pada tahun 2021 lalu.

115 sertifikat bodong yang berada di Meja Unit Tipikor ini mulai dipelajari. Sebelumnya Jais sapaan akrab Khurniawan Jais adalah Kanit Tipiter, Polres Enrekang.

Bacaan Lainnya
 

” Jadi setelah beberapa kali saya masukkan di Kejaksaan selalu di tolak, karena menurut Kejaksaan ini bukan kasus tindak pidana korupsi melain tindak pidana umum. Tapi karena saya mau membantu masyarakat kita, maka saya meminta petunjuk di Polda”. Ujar Kanit Tipikor Polres Enrekang.

“Saya minta kepastian hukum masyarakat kita. Saya pelajari berkasnya dan saya meminta kepastian hukum dengan menggelar perkara di Polda”. Tambahnya.

Dia menjelaskan kasus sertifikat bodong ini sudah digelar perkara di Polda Sulsel dan hasilnya bukan mengarah pada kasus korupsi melainkan tindak pidana umum.

Meskipun ini mengarah pada tindak pidana umum, Jais akan terus mengungkap kasus ini karena dia tahu bukan hanya 115 sertifikat yang diduga bodong, tapi ribuan sertifikat yang di duga bodong dan belum dilaporkan oleh pemiliknya.

Jais menjelaskan mengapa kasus ini masuk pada tindak pidana umum, karena korbannya adalah perseorangan atau masyarakat dan uang mereka belum dilaporkan ke pihak BPN atau masih berada pada oknum salat satu Pejabat di BPN Enrekang.

“Sertifikatnya ada, asli tapi tidak terdaftar karena uang mereka belum di setorkan. Uangnya macet di oknum itu”. Pungkasnya.

Untuk itu dalam waktu dekat, Kanit Tipikor akan kembali memanggil pemilik 115 sertifikat bodong yang sudah melapor sebelumnya. Mereka dipanggil untuk kembali membuat laporan, apakah  secara perorangan atau secara kolektif.

“Setelah itu kita akan segera proses laporannya”. Ujar Brigpol Khurniawan Jais

Meski baru sebulan menjabat sebagai Kanit Tipikor, Brigpol Khurniawan Jais telah menunjukkan kinerja dan keseriusan dalam mengungkap kasus-kasus yang terindikasi merugikan negara maupun yang merugikan masyarakat seperti kasus sertifikat bodong ini.

Saat ini, Kanit Tipikor sedang melakukan penyelidikan di beberapa tempat yang diduga terindikasi melakukan penyelewengan anggaran yang mengarah pada kerugian Negara.

Bahkan informasi yang didapatkan beberapa awak media, saat ini Unit Tipikor Polres Enrekang sedang memeriksa puluhan saksi untuk mengungkap penyelewengan anggaran disalah satu Lembaga Pemerintahan di Kabupaten Enrekang. (Sry)