Bachtiar Adnan Kusuma: Mencetak Generasi Aktif Literasi Sejak Pra Lahir Anak

Bachtiar Adnan Kusuma: Mencetak Generasi Aktif Literasi Sejak Pra Lahir Anak

MAKASSAR, Upeks.co.id — Tokoh Literasi Bachtiar Adnan Kusuma (BAK) menegaskan kalau membentuk generasi aktif literasi dimulai sejak masa pra nikah pasangan pria dan wanita hingga mengucapkan ijab kabul pertanda resmi menjadi pasangan suami dan istri.

Bachtiar Adnan Kusuma, menyampaikan kalau pendidikan literasi sebaiknya dimulai pada masa pra lahir anak-anak telah diberikan pendidikan dan pemahaman setiap calon orang tua pentingnya literasi sebagai jalan untuk membentuk generasi aktif literasi.

Bacaan Lainnya

Menurut BAK, sebaiknya setiap calon ibu dan ayah dibekali pemahaman dasar pentingnya literasi dalam setiap keluarga di Indonesia. Misalnya saja, setiap calon ibu yang akan melahirkan anak-anaknya, diberikan buku-buku terkait literasi, parenting literasi dan literasi sebagai kebutuhan pokok setiap manusia.

“Kalau saja pendidikan literasi ditanamkan sejak masa pra lahir anak-anak hingga lahir dan tumbuh berkembang, saya yakin anak-anak kita bisa tumbuh menjadi generasi aktif literasi,” kata Bachtiar Adnan Kusuma di Roadshow Pengembangan Literasi Kabupaten Maros yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis 23 November 2023 di Grand Town, Maros.

Acara Roadshow dibuka Sekdis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel, Asriadi Sulaeman. Turut hadir Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Maros diwakili Irham Bijaksana, Kepala UPT Perpustakaan Ibu dan Anak DPK Sulsel, Kasie UPT Hj  Nuraeini H Nanggo dan ratusan ibu-ibu dan pegiat literasi di Kabupaten Maros.

BAK kembali menegaskan pentingnya setiap keluarga menjadi basis penguatan ekosistem literasi yang dimulai dari kaum ibu-ibu rumah tangga. Hanya dengan keluarga yang memahami dan menempatkan literasi sebagai kebutuhan pokok, bisa mencetak generasi aktif literasi.

“Setiap ibu dan ayah sebaiknya menjadi cermin dan teladan pemberi inspirasi bagi anak-anak sebagai orang tua yang gemar membaca. Karena tanpa ibu dan ayah yang gemar membaca, mustahil bisa melahirkan keluarga yang aktif literasi. Basis penguatan literasi sekali lagi bertumpu pada keluarga yang aktif berliterasi,” kata BAK.

Karena itu, BAK kembali memberi apresiasi tinggi kepada Bupati dan Wakil Bupati Maros, Andi Chaidir Syam dan Suhartina Bohari yang memiliki kesadaran tinggi, pentingnya keluarga dan anak-anak gemar membaca dengan menghadirkan Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak Kabupaten Maros. Artinya, kata pembicara di berbagai event Nasional dan Lokal ini, Bupati Maros adalah figur pemimpin daerah yang memiliki kesadaran tinggi menempatkan perpustakaan sebagai wahana Transformasi peradaban bagi masyarakatnya.

“Kami memberi apresiasi tinggi Bupati dan Wakil Bupati Maros, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel yang selalu memberi perhatian khusus kepada Maros terutama terkait penguatan ekosistem literasi keluarga” kunci Bachtiar Adnan Kusuma yang juga Kepala Badan Literasi Pengurus Pusat Ika BKPRMI ini. (rls)