175 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Belajar Praktik Kebencanaan di PMI Makassar

175 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Belajar Praktik Kebencanaan di PMI Makassar


Makassar,Upeks.co.id— Mahasiswa Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Makassar belajar praktik manajemen kebencanaan di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar.

Mereka diterima langsung oleh Ketua PMI Kota Makassar, Dr. Syamsu Rizal (Deng Ical) di Aula PMI Kota Makassar, Jl. Kandea, Senin (13/11/2023).

Bacaan Lainnya
 

Dosen Poltekkes Kemenkes, Sukma Saini, M.Kes, mengatakan, total mahasiswa yang akan praktik lapangan di PMI Makassar sebanyak 175 orang.

Setiap gelombang akan belajar selama dua pekan. Setelah gelombang pertama selesai akan dilanjutkan gelombang selanjutnya.

“Hari ini kita bawa gelombang pertama,” ujarnya.

Sukma Saini mengatakan, praktik lapangan ini merupakan bagian dari mata kuliah manajemen bencana dan penanggulangan krisis kesehatan pada bencana.

Poltekkes Kemenkes dan PMI Makassar telah menjalin kerjasama yang baik dalam pelatihan menejemen kebencanaan selama tiga tahun terakhir.

“PMI adalah salah satu tempat terbaik untuk belajar kebencanaan. Kami ingin mahasiswa terdidik menjadi pejuang kemanusiaan,” ungkapnya.

Deng Ical menyambut baik mahasiswa yang akan melakukan praktik lapangan.

Sebelum praktik selama dua minggu, mereka akan mengikuti masa orientasi terlebih dahulu.

“Kita bekali dulu pemahaman terkait PMI, kebencanaan, dan kemanusiaan selama dua hari. Setelah itu langsung action,” ujarnya.

Deng Ical mengungkapkan, belajar kebencanaan akan melatih mahasiswa agar mampu berpikir dan bertindak secara cepat dan tepat dalam menghadapi bencana.

Indonesia merupakan negara yang tidak lepas dari potensi bencana alam, baik disebabkan faktor geologi maupun meteorologi.

“Kita berharap mahasiswa Poltekkes Kemenkes menjadi salah satu garda terdepan dalam tugas-tugas kemanusiaan,” harap Mantan Wakil Walikota Makassar ini.

Kerjasama antara Poltekkes Kemenkes Makassar dan PMI Makassar ini merupakan implementasi dari salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yakni proyek kemanusiaan.

Tujuannya agar perguruan tinggi dapat menghasilkan lulusan yang sesuai perkembangan zaman, kemajuan iptek, tututan dunia usaha dan industri serta dinamika masyarakat.

Lingkup proyek kemanusiaan dalam kemitraan diantaranya adalah magang dan pengetahuan kesiapsiagaan bencana. (***)