Wakapolres Bantaeng Pimpin Patroli Cipta Kondisi Masuki Tahap Kampanye Pilkades

Wakapolres Bantaeng Pimpin Patroli Cipta Kondisi Masuki Tahap Kampanye Pilkades

 

BANTAENG,UPEKS.co.id— Memasuki tahapan kampanye Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di wilayah Kabupaten Bantaeng Polres Bantaeng  menggelar patroli dalam rangka cipta kondisi dan mengawal jalannya tahapan kampanye diwilayah Kabupaten Bantaeng.

Bacaan Lainnya

Dalam patroli tersebut, Wakapolres Bantaeng Kompol Aswar Anas,S.Sos memimpin patroli dan menyambangi serta mengimbau kepada panitia pemungutan suara dan massa pendukung calon agar tetap menjaga situasi Kamtibmas selama giat kampanye berlangsung.

“Patroli dan Pengamanan ini dilakukan untuk memberi rasa aman dan nyaman serta mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kompol Aswar

Ditambahkan masa tahapan kampanye dilakukan selama tiga hari, mulai tanggal 24 Oktober sampai dengan 26 Oktober  2023 yang diselenggarakan di 25 Desa di Kabupaten Bantaeng.

“Dalam patroli dan pengamanan kampanye tersebut, petugas mengimbau kepada calon Kepala Desa dan massa pendukung calon agar tetap menjaga situasi Kamtibmas selama giat kampanye berlangsung,” terang Kompol Aswar Anas

Kapolres Bantaeng AKBP Andi Kumaras,SH.,SIK.,MSI menyebutkan, Polres Bantaeng dan jajarannya didukung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bantaeng, TNI, Satpol PP dan Linmas serta stakeholder terkait telah siap mensukseskan dan mengamankan Pilkades serentak Tahun 2023 dengan rencana pengamanan yang di dasari perkiraan keadaan intelijen terhadap segala kemungkinan ancaman, tantangan, hambatan serta gangguan.

Pada kesempatan itu Kapolres menambahkan pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan patroli dengan menyampaikan himbauan ke masyarakat dan turut serta masyarakat menjaga kamtibmas di lingkungannya agar pelaksanaan Pilkades dapat berjalan aman” ungkapnya.

Mantan kasat lantas Polrestabes Makassar ini juga menghimbau kepada Masyarakat untuk bersama-bersama menjaga kamtibmas dan menjaga persatuan serta tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang belum tentu benar adanya. (Irwan Patra)