Operasi Pasar dan Pemberantasan Rokok Ilegal di Kota Palopo

PALOPO,Upeks.co.id — Bea Cukai Malili bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kota Palopo melaksanakan operasi pasar dan pemberantasan barang kena cukai (BKC) ilegal dalam rangka Operasi Gempur Rokok Ilegal ke-2 tahun 2023. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, dari tanggal 2 hingga 6 Oktober 2023, di sembilan kecamatan di Kota Palopo.

Operasi ini bertujuan untuk menegakkan hukum dan mengurangi peredaran rokok ilegal. Tim gabungan dari Bea Cukai dan Satpol PP melakukan kunjungan ke titik-titik yang telah terindikasi sebagai lokasi peredaran rokok ilegal. Hasil operasi menunjukkan bahwa masih ada rokok ilegal yang di sediakan untuk di jual oleh pedagang kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Satpol PP, Adi Saiful, menjelaskan bahwa gempur rokok ilegal merupakan kegiatan rutin yang di lakukan setiap tahun. Pada hari pertama operasi, sudah terjadi penemuan dan penyitaan rokok ilegal.

Arya Milenio, Pelaksana Pemeriksa Bea dan Cukai Malili, menjelaskan bahwa kegiatan ini di laksanakan dua kali dalam setahun. Operasi ini berkolaborasi dengan pemerintah kota dan Satpol PP untuk mengawasi peredaran rokok ilegal, terutama yang di angkut oleh mobil atau motor ekspedisi yang dikenal dengan sebutan “kampas.”

Ia menyatakan bahwa meskipun temuan rokok ilegal di wilayah Kota Palopo cukup rendah, masih ada beberapa toko yang menyimpannya dengan cara yang tersembunyi karena mereka menyadari bahwa rokok tersebut ilegal. Ketika di temukan rokok ilegal, pihak toko atau pemiliknya akan di berikan surat penindakan. Selain itu, toko-toko juga di berikan sosialisasi agar tidak menjual rokok ilegal, mengingat rokok ilegal merugikan keuangan negara dan dapat membahayakan kesehatan masyarakat.(*)