Kiai Sudirman; Palestina Negara Yang Mendukung Indonesia Merdeka

Kiai Sudirman; Palestina Negara Yang Mendukung Indonesia Merdeka

 

Makassar, Upeks.co.id — Palestina merupakan negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Bahkan dalam catatan sejarah, sebelum Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya yaitu pada tahun 1944, Palestina terus memberi dukungan kepada RI. Jadi sebagai warga Negara Indonesia, sepantasnyalah memberi dukungan kepada Palestina yang terus mendapat tekanan dan di bombardier oleh zionis Israel.

Bacaan Lainnya
 

Hal ini diungkapkan Pembina Tajdidul Iman, (TI) Kiai Sudirman saat membawakan kajian Bulughul Maram, Kamis (12/10) ba’da shalat Maghrib, di Masjid Jami Rappokalling Makassar, yang dihadiri pengurus TI dan ratusan jamaah masjid tersebut.

“Makanya melalui kesempatan ini, saya mengimbau dan meminta kepada seluruh jamaah dan kaum muslimin di seluruh dunia terkhusus di Indonesia, mari kita beri dukungan moril, material dan doa untuk Negara Palestina yang terus dijajah oleh Izrael, agar bisa meraih kemerdekannya dengan sempurna” ujar Kiai Sudirman yang juga pengurus Muhammadiyah itu.

Apalagi, sambung Kiai Sudirman, pada alinea pertama Pembukaan UUD 1945 berbunyi, “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

“Ini sejalan dengan pembukaan UUD 45, segala penjajahan harus dihapuskan. Sejak saya SD, saya selalu menyaksikan betapa Yasser Arafat tokoh pejuang Palestina telah menyuarakan kemerdekaan bagi negaranya, sudah 77 tahun mereka terjajah. Dan Kita harus beri dukungan” terangnya.

Diapun berharap agar umat islam bersatu mendukung dan memberi doa kepada kemerdekaan Palestina.

“Umat Islam harus bersatu membantu Palestina, minimal mendoakan Palestina. Sebab kegiatan yang tidak bisa di tunda adalah Do’a. Ini ujian dan cobaan bagi kita semua untuk memberi doa kepada saudara kita di Palestina” kata Kiai, yang juga mengutip pernyataan Ibnu Katsir yang menyebut Palestina satu bagian dari negeri Syam.

Diapun berharap dengan kegiatan (menghimbau bantu Palestina –red) tersebut bernilai amal ibadah disisi Allah Tabaraka Wata Ala. Kiai juga mengisahkan keberadaan burung pipit dalam sejarah Nabi Ibrahim AS yang ikut membantu nabi Ibrahim, meski hanya setetes air tapi burung tersebut tercatat dalam sejarah sebagai burung pahlawan.

Melihat Nabi Ibrahim dibakar, burung pipitpun risau, secara naluri burung tersebut bolak-balik mengambil air dan meneteskannya di atas kobaran api yang membakar Nabi Ibrahim AS.

“Walau dianggap tidak memiliki arti apa apa, tetapi Burung Pipit ini berhasil tercatat dalam sejarah, sebagai burung yang pernah berjasa di masa Nabi Allah dibakar. Begitupula keberadaan kami disini (masjid Jami-red). Semoga kegiatan ini…, bernilai ibadah dan tercatat sebagai perjuangan kita untuk Negara Palestina yang merdeka,” tandas Kiai Sudirman. (rls)