Indoproperti Gandeng BTN Gelar Akad Massal Kedua Kalinya

Indoproperti Gandeng BTN Gelar Akad Massal Kedua Kalinya


Makassar,Upeks.co.id—
Perumahan Villa Mutiara Madinah Maros, menggelar akad massal melalui Program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi pada Jumat (27/10) hari ini. Pengembang menggandeng BTN untuk menggelar Akad Massal yang didominasi oleh kaum milenial.

Direktur PT Indoproperti Sukses Gemilang, Fachny Abdilla mengatakan, gelaran akad massal ini merupakan jadwal kedua dalam bulan ini setelah sebelumnya dilaksanakan di Grand Mall Maros pada pekan pertama oktober dan sebagai upaya membantu mewujudkan impian kaum milennial untuk dapat memiliki rumah.

Bacaan Lainnya
 

Program KPR Rumah subsidi, kami berupaya memberikan hunian yang berkualitas, nyaman, aman, dan ramah lingkungan dengan harga yang sangat terjangkau untuk membantu masyarakat dalam memiliki hunian. Ini juga merupakan langkah pasti kami dalam mendukung Program Satu Juta Rumah dari Pemerintah,” ujarnya, Jumat (27/10/2023)

Perumahan subsidi tipe 36/72 yang dibangun dengan nama kawasan Villa Mutiara Madinah ini memberikan promo gratis uang muka dan gratis kanopi. Selain itu, pembelian unit perumahan di Villa Mutiara Madinah ini juga menawarkan kualitas bangunan yang baik, seperti untuk lantai menggunakan granit ukuran 60×60, dinding bata merah, kusen almunium dan atap menggunakan spandek dan baja ringan.

“Untuk pembayaran cicilan flat di kisaran Rp1 juta per bulan karena merupakan program subsidi perumahan dari pemerintah,” jelas Abdilla.

Sementara itu, Kepala KPR Subsidi BTN Makassar Teguh Ikrawansyah menuturkan saat ini harga rumah subsidi masih di angka Rp168 juta dan d tahun 2024 harga rumah subsidi naik menjadi Rp173 juta.

“Tahun ini kita semua masih beruntung karena masih mendapat harga Rp 168 juta, karena tahun depan itu akan ada kenaikan berdasarkan ederan,” ujarnya.

Selain itu pria yang biasa disapa Teguh ini juga menjelaskan tentang aturan-aturan dalam memiliki rumah subsidi. Salah satunya rumah ini harus dihuni dan tidak boleh dijual/disewakan dalam 5 tahun awal masa kreditnya.

“Rumah subsidi ini, tidak boleh dijual atau disewakan dalam lima tahun pertama dan wajib ditempati,” imbuhnya.

Akad massal KPR ini diikuti puluhan debitur dan ditargetkan tahun ini habis 215 unit untuk tahap pertama yang berlokasi Desa Bonto Mate’ne, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros.

Dalam kesempatan itu pula, dirangkaikan dengan penyerahan kunci secara simbolis kepada debitur serta foto bersama dengan para nasabah, karyawan Bank BTN dan pihak PT Indoproperti Sukses Gemilang. (***)