BPJS Kesehatan Komitmen Hadirkan Layanan JKN Kian Bermutu

BPJS Kesehatan Komitmen Hadirkan Layanan JKN Kian Bermutu
Makassar, Upeks.co.id – Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan  tahun 2023 adalah momentum penting dalam perjalanan BPJS Kesehatan, dengan fokus utama pada Transformasi Mutu Layanan.
Untuk itu, pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Tahun 2023 menjadi ajang penting bagi penyelenggara jaminan kesehatan nasional dalam upaya meningkatkan mutu layanan kesehatan di Indonesia.
“Salah satu langkah nyata yang telah diambil BPJS Kesehatan adalah peningkatan akses layanan kesehatan bagi peserta JKN, terutama bagi masyarakat yang berada di Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan yang Memenuhi Syarat (DBTFMS),” pungkasnya.
Selain itu, kerja sama dengan rumah sakit apung/bergerak telah memberikan solusi untuk memastikan bahwa masyarakat di daerah-daerah terpencil pun dapat merasakan manfaat layanan kesehatan yang memadai.
“Ini hanyalah salah satu contoh dari upaya nyata BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan yang inklusif,” terang Ghufron.
“Tingkat kepuasan peserta JKN telah mencapai 89,6 persen, yang menunjukkan bahwa inisiatif BPJS Kesehatan memberikan hasil yang positif. Hasil survei tersebut memvalidasi upaya berkelanjutan untuk memenuhi ekspektasi peserta dalam hal pelayanan kesehatan yang berkualitas,” pungkasnya.
Dia menyebutkan saat ini 2023 cakupan kepesertaan JKN yang mencapai lebih dari 262,74 juta jiwa atau 94,60 persen dari total seluruh penduduk, yang merupakan bukti nyata dari upaya bersama untuk menghadirkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.
“Pemanfaatan layanan kesehatan yang signifikan oleh peserta JKN pada tahun 2022 dengan 502,8 juta kunjungan adalah pencapaian luar biasa. Ini mencerminkan kepercayaan yang semakin tinggi dari masyarakat Indonesia terhadap Program JKN,” ujar Ghufron.
Kolaborasi ini adalah tonggak keberhasilan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Sementara itu, Nur Rochman
Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik
BPJS Kesehatan Cabang Makassar
menuturkan jika Transformasi Mutu Layanan juga mencakup upaya simplifikasi administrasi pelayanan.
“Proses administratif sekarang lebih gampang tidak perlu lagi bawah kartu bahkan dengan NIK KTP sudah bisa mengakses layanan kesehatan, tanpa perlu fotokopi berkas dan lainnya,” kuncinya. (Mim)
Tidak hanya itu percepatan penyelesaian pengaduan peserta melalui BPJS Satu menjadi langkah proaktif dalam menjawab kebutuhan peserta JKN.
*Terdapat 58 FKRTL dan 325 FKTP
Ditanyai jumlah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Makassar, dia menyebutkan sebanyak 325.
“Sedang untuk Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan yang selanjutnya disingkat FKRTL sebanyak 58,” terangnya.
Dia juga menginformasikan jika pada setiap FKTP dan FKRTL terdapat petugas BPJS Kesehatan.
“Hampir setiap Faskes ada petugas yang kenakan rumpi hijau, tugasnya untuk membantu masyarakat yang kesulitan mengakses layanan JKN,’ kuncinya. (Mim)