Dinas Kesehatan Makassar

5.328 Warga Makassar Terdeteksi Mengidap Tuberkulosis

5.328 Warga Makassar Terdeteksi Mengidap Tuberkulosis

Makassar, Upeks–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar mendata sebanyak 5.328 warga terdeteksi mengidap penyakit Tuberkulosis (TBC).

Hal itu dikemukakan Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Makassar, Andi Mariani, Selasa (31/10/2023). Menurutnya, data tersebut berdasarkan temuan baru periode Januari sampai Oktober 2023.

Bacaan Lainnya

Angka itu masih dalam kategori di bawah target yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Angka itu masih di bawah target dari 14.898 temuan kasus baru TB sepanjang tahun ini dari kementrian kesehatan,” ujarnya.

Dia mengaku terdapat tren menurun jika dibanding 2022 lalu yang tercatat hampir menyentuh angka 7 ribu kasus. Dengan rincian 246 meninggal dunia, 4.949 menyelesaikan pengobatan dan putus berobat 590 orang.

Mariani menekankan, peran masyarakat dalam menemukan kasus atau penderita TB. Dengan cara meminta orang yang menderita batuk berdahak untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Sehingga bisa segera tertangani dan diobati agar tidak menularkan lagi ke orang lain. Penderita TB dipastikan bisa sembuh, meski membutuhkan waktu yang lama hingga 6 bulan.

“Penyakit TB tidak memandang usia, jika masyarakat mempunyai gejala seperti batuk berdahak dua pekan atau lebih untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” jelasnya.

Dia menjelaskan selama proses pengobatan, pasien harus rutin meminum obat dan tidak boleh berhenti. Kalau telat satu hari saja dapat berisiko resisten obat dan itu akan lebih lama pengobatannya.

“Pemeriksaan di puskesmas tersedia dan gratis, jadi cara menurunkan kasus TB yaitu dengan menyembuhkan semua kasus TB sehingga mata rantai penularan dapat diputuskan,” kuncinya. (*)

Pos terkait