Melawan Saat Hendak Ditangkap, Pelaku Pembusuran Warga Manggala Ditembak Polisi

Melawan Saat Hendak Ditangkap, Pelaku Pembusuran Warga Manggala Ditembak Polisi

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Anggota Jatanras Polrestabes Makassar, berhasil menangkap pelaku pembusuran warga Jl Bontobila, Kecamatan Manggala yang terjadi, pada 14 September 2023 lalu.

Pelaku berinisial ARF alias Pengkor (20), ditangkap Tim Jatanras Polrestabes Makassar bersama Tim Opsnal Polsek Manggala di Jl Veteran Selatan Makassar, pada Sabtu (16/9/2023) sekira pukul 00.30.Wita.

Bacaan Lainnya

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mukhamad Ngajib mengatakan, dari hasil penyelidikan terduga pelaku tersebut diketahui sedang berada di Jl Vetran Selatan Lrg 3. Kemudian tim bergerak menuju lokasi dan mengamankan ARF alias Pengkor.

“Pada saat dilakukan pengembangan guna melakukan pencarian barang bukti dan pengembangan ke pelaku lainnya, Pengkor melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri, ” kata Ngajib didampingi Kasat Reskrim, AKBP Ridwan, Minggu (17/9/2023).

Saat berusaha melarikan diri lanjut Ngajib, anggota kemudian memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali. Namun tidak diindahkan hingga akhirnya dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan mengenai Kaki sebelah kanan sebanyak dua kali.

“Selanjutnya pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Makassar guna mendapatkan perawatan dan kemudian dibawa ke Polrestabes Makassar untuk proses lebih lanjut, ” ucap Ngajib.

Ngajib menjelaskan, saat diinterogasi motif dan modus pelaku itu karena balas dendam dengan cara membusur korban menggunakan anak panah. Pelaku melakukan itu, saat korban bersama temannya sedang nongkrong di Jl Bontobila, Manggala.

“Pada saat melakukan penyerangan atau penganiayaan terhadap korban, pelaku berboncengan dengan SO dan AC dengan menggunakan motor milik AR, ” jelas Ngajib.

Dari keterangan pelaku, mereka adalah Kelompok LORCUP dan aksi penyerangan yang mereka lakukan tersebut, untuk balas dendam terhadap kelompok RUMKOS yang merupakan kelompok korban.

“Selain SO dan AC beberapa temannya juga ikut serta melakukan penyerangan. Ada beberapa masih DPO, masing-masing SO, AC, RA, OT dan ET, ” beber Ngajib.

Barang bukti yang diamankan berupa dua buah ketapel milik Pengkor, enam buah anak panah milik Pengkor, ssatu unit motor Yamaha Mio milik salah satu pelaku yang digunakan Pengkor dalam melakukan aksinya. (Jay)