Vonis Bos KSU Bina Duta Dikurangi PT, JPU Kejari Makassar Ajukan Kasasi

Vonis Bos KSU Bina Duta Dikurangi PT, JPU Kejari Makassar Ajukan Kasasi

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Makassar, ajukan kasasi atas pengurangan vonis bos Koperasi Serba Usaha (KSU) Bina Duta, Andri Yusuf yang menjadi terdakwa kasus korupsi sewa kios Pasar Butung Makassar.

Kasasi itu diajukan JPU, setelah 

Bacaan Lainnya

Hakim pengadilan tinggi (PT) Makassar mengurangi vonis awal pengelolah Pasar Butung ini 10 tahun penjara, namun pada tahap banding putusan diturunkan menjadi delapan tahun.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Makassar, Arifuddin Achmad membenarkan vonis PT Makassar lebih rendah dua tahun dari PN Makassar. Sehingga pihaknya mengajukan kasasi. 

“Kemarin (Senin red) baru kami dapatkan salinan putusan PT Makassar. Sehingga hari ini (Selasa) kami baru ajukan kasasi,” kata Arifuddin, Selasa (1/8/2023).

Sebelumnya Ketua Majelis Hakim persidangan, Muh Yusuf Karim menyatakan, berdasarkan fakta persidangan terdakwa Andri Yusuf dinyatakan bersalah sesuai dakwaan Sibsudiair JPU. Terdakwa divonis 10 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsider empat bulan kurungan.

Terdakwa juga dijatuhi pidana tambahan berupa uang pengganti sebesar, Rp26 miliar. Jika terdakwa tidak membayar uang pengganti paling lama satu bulan sesudah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya disita oleh Jaksa.

Kemudian dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut, dalam hal terpidana tidak mempunyai harta yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, dipidana dengan pidana penjara selama enam tahun.

Kasus ini berawal dari tidak adanya setorkan ke pihak PD Pasar Raya Makassar sejak 2019. Jumlahnya mencapai Rp26,298 miliar.

Terdakwa juga sempat melakukan gugat praperadilan terhadap penetapan tersangka yang dilakukan Kejari Makassar Pada 16 Agustus lalu namun ditolak. Setelah sempat buron sejak 30 Agustus, Andry Yusuf ditangkap pada Sabtu, 5 November di Hotel Grand Asia. 

Selanjutnya Dia kembali mengajukan gugatan praperadilan pada 7 Desember lalu dan telah disidang sebanyak dua kali.

Selain itu pihak Kejari Makassar pada 12 Oktober lalu juga melakukan penggeledahan di kantor KSU Bina Duta yang berada di Pasar Butung. 

Dalam penggeledahan tersebut beberapa dokumen disita. Ralah satunya legalisasi pengelolaan KSU Bina Duta terhadap pengelolaan Pasar Butung tersebut. (Jay)