Ternyata, Oknum Pejabat Eselon II Takalar Gunakan Sosok Ini Sebagai Peluncur Jalankan Bisnis Pupuk

Ternyata, Oknum Pejabat Eselon II Takalar Gunakan Sosok Ini Sebagai Peluncur Jalankan Bisnis Pupuk

Takalar,Upeks.co.id– Dalam menjalankan praktik bisnis pupuknya, ternyata oknum pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar, inisial Yh diduga bekerjasama dengan salah seorang stafnya.

Staf tersebut, berdasarkan pengakuan dari sumber yang laik dipercaya, berperan sebagai peluncur yang disinyalir menawarkan produk pupuk cair bermerek Ponzka kepada para kepala desa (Kades) di Takalar.

Bacaan Lainnya

“Jika Kades tidak membeli produk pupuk yang ditawarkannya, maka  laporan keuangannya Kades akan dijadikan temuan oleh staf berinisial S. Ini kan jelas-jelas sudah melanggar aturan, karena memanfaatkan jabatannya untuk meraup keuntungan pribadi,” bebernya, Kamis (3/8/2023).

“Bukan hanya Kades di Mangarabombang, tapi hampir semua Kades di Takalar. Olehnya itu, kami meminta APH (Aparat Penegak Hukum) untuk mengusut hal itu. Karena dikhawatirkan, uang yang digunakan oleh Kades untuk membeli pupuk itu bersumber dari Dan Desa,” lanjutnya.

Sementara itu, oknum staf berinisial S yang dikonfirmasi, menampik tudingan tersebut. Ia mengaku, tidak pernah melakukan pengancaman akan menjadikan laporan keuangan para Kades sebagai temuan bila tidak membeli pupuk.

“Kalau itu yang kita maksud pengancaman terhadap para kepala desa akan dijadikan temuan kalau tidak membeli pupuk, itu tidak benar. Karena Irban (Inspektur Pembantu) kami tidak berhubungan langsung ke desa, yang berhubungan langsung itu Irban Wilayah tabe,” akunya via pesan WhatsApp.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah Kades di Kabupaten Takalar yang dikonfirmasi membenarkan dugaan tersebut.

“Iya, betul. Kami ditawarkan produk pupuk cair merek Ponzka. Kalau tidak beli, maka laporan keuangan kepala desa yang tidak lengkap akan dijadikan temuan oleh Inspektorat,” aku salah seorang Kades di Kecamatan Marbo yang minta untuk tidak disebutkan identitasnya.

Sementara itu, Yh oknum pejabat eselon ll Takalar yang di konfirmasi menapik tudingan tersebut.

“Siapa bilang, saya bukan penjual pupuk dan tidak pernah jual beli pupuk,” kilahnya melalui pesan WhatsApp.

Bahkan, Yh meminta agar kepala desa yang memberikan informasi terkait dugaan tersebut untuk menemuinya.

“Suruh temui saya. Saya tidak pernah dan tidak kenal pupuk itu. Kecuali, kalau jual beli telur ikan terbang. Salah alamatki,” ketusnya. (rif)