Susun Draf Hafalan Ayat Sains Tematik, MAN IC Gowa Dikunjungi Direktur GTK Kemenag

Susun Draf Hafalan Ayat Sains Tematik, MAN IC Gowa Dikunjungi Direktur GTK KemenagSusun Draf Hafalan Ayat Sains Tematik, MAN IC Gowa Dikunjungi Direktur GTK KemenagGowa, Upeks–Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Dr. Muhammad Zain, M.Ag, melakukan kunjungan sekaligus memberikan arahan terkait penyusunan hafalan Tafsir Tematik Ayat-Ayat Sains Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Gowa, Kamis 3 Agustus 2023.

Hal itu dilakukan setelah sebelumnya MAN IC Gowa, diketahuinya membuat draf hafalan Ayat-ayat Tematik Sains, sekaligus memastikan dan memberikan penguatan kepada seluruh guru yang terlibat. 

Bacaan Lainnya

“Al-Qur’an sebagaimana kita ketahui bukan buku sains, namun banyak isyarat dalam ayat-ayat Al-Qur’an yang memberikan penjelasan terhadap sains dan teknologi. Oleh karena itu sangat tepat MAN IC sebagai madrasah akademik, madrasah riset untuk menggali lebih dalam ayat-ayat sains dalam Al-Qur’an,” jelasnya terkait keagungan dan keluarbiasaan Al-Qur’an.

Kepala MAN IC Gowa Burhanuddin menjelaskan, S.Ag M.Fil.I, tim penyusun ayat-ayat sains nantinya akan membuat dua karya pertama, buku ayat-ayat sains Tematik dan kedua, buku saku untuk hafalan siswa. 

“Semoga dengan adanya kedua buku tersebut dapat menciptakan siswa-siswa yang mempunyai integrasi sains dan Al-Qur’an dengan baik,” harapnya. 

Lebih lanjut  Burhanuddin menjelaskan, dahulu mungkin orang-orang mengejek ketika Al-Qur’an dalam Surah An- Naml Ayat 17 dan 18, membahas jika semut itu dapat berkomunikasi bahkan dalam skala komuni. Namun penelitian modern mengkonfirmasi jika semut memang dapat berkomunikasi dan memerintahkan atau mengajak semut-semut yang lain secara massal dengan antena mereka, gerakan, getaran dan secara kimiawi untuk mengontrol semut-semut lainnya seperti yang kita lihat. 

Selain itu semut juga memiliki struktur dan jabatan sosialnya dimana ada semut petelur, semut pejantan dan semut pekerja atau semut prajurit. 

“Menariknya berdasarkan penelitian yang ditulis oleh Caner Taslaman dengan judul The Miracle of Al Quran menjelaskan semut-semut pekerja itu adalah semut betina. Al-Qur’an ketika membahas ayat tersebut menggunakan derivasi “Qolat” yakni kata kerja dalam bentuk feminim. Hal ini sesuai dengan penelitian Caner taslaman tersebut,” ungkapnya.

“Ungkapan yang maha dahsyat tersebut tidak mungkin hanyalah karangan seorangan manusia 1.400 tahun yang lalu. Keunikan-keunikan tersebut yang ingin digali lebih dalam dan ditanamkan terhadap siswa MAN Insan Cendekia Gowa,” imbuhnya.

Pertemuan yang dihadiri oleh seluruh guru dan staf berjalan menarik dan diselingi dengan tawa sumringah karena pembahasan yang tidak kaku dan mudah dipahami dari Direktur GTK Kemenag. (rls)