Ratusan UMKM dan Milenial Kumpul di Kampus IBK Nitro

Ratusan UMKM dan Milenial Kumpul di Kampus IBK Nitro

 

 

Bacaan Lainnya

Makassar, Upeks.co.id —  Sebanyak 525 orang pelaku UMKM dan Milenial Kota Makassar mengikuti Digital Entrepreneurship Akademi (DEA) Batch 2. Dilaksanakan oleh BPPSDM Kominfo Kota Makassar, bekerjasama dengan Institut Bisnis & Keuangan Nitro. Bertempat di Kampus IBK Nitro.

Pelaksanaan Digital Entrepreneurship Akademi (DEA) ini adalah Batch 2 yang dilaksanakan pada tgl 12-13 Agustus 2023, yang sebelumnya telah di laksanakan Digital Entrepreneurship Akademi (DEA) Batch 1 dengan jumlah Peserta 525, jadi total peserta Digital Entrepreneurship Akademi (DEA) Batch 1 dan Digital Entrepreneurship Akademi (DEA) Batch 2 adalah seribu lima puluh peserta.

Dengan Tema “Kewirausahaan Digital Dasar dan Pemasaran Digital Dasar, ungkap Ketua Panitia Tasmil, S. kom, MT.

Terdapat dua jenis kegiatan yaitu Pemasaran Digital Dasar dan Kewirausahaan Digital Dasar. Pada Pemasaran Digital Dasar peserta belajar tentang pengembangan usaha menggunakan BMC atau Business Model Canvas.

Strategi yang akan dilakukan startup untuk menghasilkan nilai (value) untuk berbagai pihak yang terlibat dalam proses itu sendiri. Foto konten untuk media sosial dengan digitalisasi usaha menggunakan Google My Business sama Legalitas usaha dengan NIB melalui OSS.

Sedangkan Kewirausahaan Digital Dasar, peserta belajar tentang dasar kewirausahaan, memulai digitalisasi usaha dengan Facebook dan Instagram dengan mencoba legalitas usaha dengan OSS.

Rektor IBK Nitro Dr.Moh.Hatta sangat mengapresiasi kegiatan Digital Entrepreneurship Akademi (DEA). Karena Kampus IBK Nitro yang Corenya adalah Bisnis, Keuangan dan Perbankan, sangat cocok jika berkolaborasi dengan Mitra termasuk dengan Kominfo untuk memfasilitasi UMKM Kota Makassar, untuk mengembangkan diri dan mendigitalisasi usahanya agar dapat bersaing secara global.

Apalagi di era sekarang, semua bisa diakses tanpa batas ruang dan waktu, tergantung cara UMKM untuk mempromosikan Produknya, dan memilih market place yang cocok untuk menjual Produk, tutup Hatta.(rls)