Rapat Paripurna DPRD Enrekang, Seluruh Fraksi Menyoroti Kualitas Air Yang Selama Ini Diproduksi PDAM Tirta Masserempulu 

Rapat Paripurna DPRD Enrekang, Seluruh Fraksi Menyoroti Kualitas Air Yang Selama Ini Diproduksi PDAM Tirta Masserempulu 

ENREKANG, UPEKS.co.id — Mustain Sumaele menegaskan bahwa Partai Gerindra memberikan dukungan dan apresiasi kepada pemerintah daerah atas adanya Ranperda perubahan bentuk hukum dari Perusahan daerah Air Minum Tirta Masserempulu menjadi Perusahaan Umum Daerah Tirta Masserempulu.

” semua ini demi kepentingan atas ketersediaan atas akses terhadap air sebagai kebutuhan pokok  bagi masyarakat Enrekang. Sistem penyediaan air minum diselenggarakan untuk memberikan pelayanan secara menyeluruh kepada masyarakat demi memenuhi  hak masyarakat mendapatkan air bersih dengan harga terjangkau”. Ujar Mustain.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan Mustain Sumaele pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Enrekang dengan agenda pembicaraan tingkat II atau penyerahan kembali secara resmi melalui penyampaian pendapat akhir Fraksi penetapan persetujuan bersama Pemerintah Daerah dan DPRD pendapat akhir Bupati terhadap Ranperda tentang perubahan hukum Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Masserempulu menjadi Perumda Tirta Masserempulu.

Rapat Paripurna yang berlangsung di ruang Rapat DPRD Enrekang di Pimpin langsung oleh Idris Sadik selaku Ketua DPRD Kabupaten Enrekang, Selasa (15/8/2023).

Mustain menekankan selama ini masyarakat mengeluhkan tentang kondisi air PDAM yang tak layak di konsumsi.

” yang jadi permasalahan saat ini kami berharap tidak ada lagi masyarakat kita yang mengeluh terkait air bersih. Bahwa yang ada sekarang bukan air minum tapi air baku yang tidak layak di konsumsi. Di Musim hujan airnya keruh di musim kemarau masyarakat kekurangan air”. Tandas Ketua Partai Gerindra Kabupaten Enrekang ini.

Selain Partai Gerindra, beberapa Partai yang hadir juga memberikan pendapat akhirnya diantaranya Partai Nasdem, Golkar, PAN, PKS, Demokrat dan Fraksi Bintang Nurani Perjuangan. Pada dasarnya seluruh Fraksi memberikan masukan dan sorotan terkait kualitas air yang di produksi oleh PDAM Tirta Masserempulu yang selama ini jadi keluhan masyarakat serta pelayanan yang tak optimal.

Para anggota Fraksi berharap dengan adanya perubahan tersebut pelayanan air bersih di Kabupaten Enrekang semakin baik dan seluruh masyarakat dapat mengakses air bersih sehingga dapat menjadi sumber PAD yang bisa mensejahterakan masyarakat Kabupaten Enrekang.

Rapat Paripurna ini dihadiri oleh Sekda Enrekang DR. H. Baba mewakili Bupati Enrekang H. Muslimin Bando yang tak sempat hadir. Dalam Rapat Paripurna ini Sekda Enrekang berharap dengan adanya perubahan bentuk menjadi Perumda sehingga dapat memberikan layanan untuk pemenuhan kebutuhan air bersih yang sehat serta dapat meningkatkan perekonomian untuk mendapatkan profit atau keuntungan untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah. (Sry)