Listrik Rusak, RSUD Maspul Tidak Bisa Operasi Pasien

Listrik Rusak, RSUD Maspul Tidak Bisa Operasi Pasien

ENREKANG, UPEKS.co.id — Salah satu komponen listrik di RSUD Maspul rusak. Akibatnya pelayanan yang bersifat Urgen tidak bisa dilakukan seperti tindakan operasi bagi pasien yang akan di operasi.

Menurut keterangan Kepala Bidang Penunjang RSUD Maspul Lapananrang Mustafa kerusakan terjadi sejak Senin malam sehingga beberapa bagian di RSUD Maspul seperti lift tak berfungsi, sehingga pasien terpaksa harus di tandu untuk naik ke gedung baru yang berlantai empat tempat ruang operasi dan ICU.

Bacaan Lainnya
 

” Otomatis lift terutama yang terganggunya, akses naik ke ICU, kegiatan kamar operasi juga terganggu selama 1hari setengah “. Ujar Kabid Penunjang yang akrab disapa Andang ini.

Saat di konfirmasi kebagian tehnisi pihak RSUD Maspul ternyata yang rusak adalah MCB (Miniature Circuit Breaker). MCB adalah komponen dalam instalasi listrik  yang mempunyai peran sangat penting. Komponen ini berfungsi sebagai sistem proteksi dalam instalasi listrik bila terjadi beban lebih dan hubung singkat arus listrik (short circuit atau korsleting).

Lapananrang mengatakan saat ini pihak PLN sedang berupaya membantu mencari alat tersebut ke Makassar, karena di Enrekang, Pinrang dan Sidrap alat itu tak tersedia.

” Jadi kita minta bantuan Pak Awal dari pihak PLN untuk bantu Carikan alat itu, dan semalam sudah dalam perjalanan. Semoga hari ini alat itu bisa terpasang dan pelayanan akan kembali normal”. Tambahnya.

Dengan adanya kerusakan tersebut sejak kemarin tak ada kegiatan operasi . Salah satu petugas diruang OK RSUD mengatakan lebih dari 10 pasien terpaksa harus di tunda perhari Selasa (4/7/2023).

Sementara untuk yang Ungent seperti pasien operasi Sesar, Current, pendarahan terpaksa harus di rujuk ke Rumah Sakit luar daerah.

” Jadi pasien yang sudah direncakan akan di operasi, sudah di minta untuk puasa terpaksa disuruh makan kembali. Jadi operasi yang sifatnya masih bisa kita tunda terpaksa kita tunda. Ada yang keluarganya minta di rujuk ya terpaksa di rujuk karena kita juga tidak mau ambil resiko. Jadi kerusakan berpengaruh pada kasus-kasus Emergency terutama pada ruang OK dan ICU yang ada dikamar atas”. Ujarnya.

Untuk sementara petugas di RSUD Maspul harus kerja ekstra jika ada pasien yang harus dirawat di ruang ICU karena lift tak berfungsi. Pasien terpaksa harus di tandu naik kelantai atas. Sementara Petugas juga harus berjibaku dengan tabung oksigen yang begitu besar.

” Terpaksa selama terjadi kerusakan, kita harus angkut tabung oksigen ke lantai atas. Ini adalah upaya agar pelayanan terhadap pasien tetap berjalan”. Ujar salah seorang Petugas RSUD Maspul yang ditemui awak Media.

Hari ini, Rabu (5/7/2023) pihak RSUD berjanji akan berupaya  memperbaiki kerusakan tersebut. Kabid Penunjang mengatakan, pihak RSUD akan berupaya maksimal agar kerusakan tersebut dapat segera diatasi. Hal ini dibuktikan, dengan bergeraknya pihak Rumah Sakit untuk mengupayakan mencari alat yang rusak tersebut. (Sry)