Pemda Kolaka Terima 16 Dokter Internsip

Pemda Kolaka Terima 16 Dokter Internsip

KOLAKA,UPEKS.co.id— Pemda Kolaka Sultra menerima 16 orang dokter internship angkatan ke-II tahun 2023. Rombongan dokter internship di terima oleh Kepala dinas (Kadis) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kolaka Harun Masirri bersama Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Hj Andi Wahidah mewakili Bupati Kolaka H Ahmad Safei, berlangsung di ruang rapat Dinkes pada (31/5/2023).

Dalam kesempatan itu Kadis Dinkes Kolaka Harun dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa program internship dokter Indonesia merupakan proses pemantapan mutu profesi dokter untuk menerapkan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan, secara integritas, komprehensip, mandiri dalam rangka pemandirian dan penyelarasan antara hasil pendidikan dengan praktek lapangan. 

Bacaan Lainnya
 

Program internship dokter kata Harun merupakan penempatan wajib bagi dokter yang baru lulus pendidikan. Setiap dokter warga negara Indonesia yang lulus program profesi dokter dalam negeri dan luar negeri wajib mengikuti program Internsip tersebut. Yang dilaksanakan pada fasilitas kesehatan berupa rumah sakit, Puskesmas, atau jejaring wahana pendidikan di berbagai wilayah di Indonesia yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan RI. 

“Tahun ini Pemda Kolaka kembali ditunjuk sebagai wahana pelaksanaan internship dokter Indonesia angkatan ke-II Tahun 2023, lulusan dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia,” ungkap Harun. 

Harun menjelaskan bahwa dari 16 akan bertugas di Kolaka selama satu tahun, 8 orang bertugas di RSBG Kolaka selama 6 bulan, dan 8 orang lainnya bertugas di Puskesmas yakni 4 orang di puskesmas Watubangga dan 4 orang di Puskesmas Toari dimana masing-masing puskesmas selama 3 bulan, dan selanjutnya akan bertukar tugas antara dokter internsip yang di Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) dengan dokter di puskesmas.

Sementara Kepala BPKSDM Andi Wahidah mewakili Bupati Kolaka mengatakan bahwa ilmu pengetahuan yang diperoleh dalam masa pendidikan kadang berbeda dengan ilmu kemasyarakatan, untuk itu perlu menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan masyarakat setempat. 

“Kita berharap dengan keberadaan dokter internsip ini akan dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” harapnya. 

Penerimaan Dokter Internsip ini dihadiri oleh Kepala Bidang(Kabid) P2P Dinkes sekaligus mewakili Ketua IDI Kabupaten Kolaka, Kabid Pelayanan dan SDK Dinkes, Direktur RSBG dokter Muh Rafi dan KTU RSBG Kolaka, Perwakilan Puskesmas Watubangga dan Puskesmas Toari, dokter pembimbing dari Puskesmas Watubangga dan Puskesmas Toari, serta beberapa pegawai Dinkes dan RSBG yang terkait.(pil)