Ratusan Motor Pengguna Knalpot Brong Dikandangkan di Polrestabes

Ratusan Motor Pengguna Knalpot Brong Dikandangkan di Polrestabes

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Satuan Lalulintas Polrestabes Makassar, mengamankan ratusan kendaraan roda dua atau motor yang menggunakan knalpot brong atau bising.

Kendaraan pengguna knalpot brong tersebut, diamankan aparat kepolisian lantaran dinilai sangat menggangu kenyamanan masyarakat. Ratusan kendaraan tersebut saat ini masih dikandangkan di halaman Mapolrestabes Makassar.

Bacaan Lainnya

Kasat Lantas Polrestabes Makassar, Kompol Amin Toha mengaku, pihaknya sebenarnya tidak langsung melakukan penindakan knalpot brong. Beberapa upaya telah dilakukan sebelum menindak. 

“Polrestabes Makassar telah melakukan berbagai upaya terkait penindakan. Kita punya Unit Kamsel yang selalu memberikan edukasi, penyuluhan kepada masyarakat, khususnya bagi pengendara yang menggunakan knalpo brong, ” kata Amin Toha.

Penyuluhan itu kata Amin Toha, ada secara langsung dengan mendatangi komunitas-komunitas. Ada melalui media, dan sebagainya. Namun demikian, ada juga upaya penegakan yang lain.

“Kita lakukan bersama Satker terkait di malam minggu untuk menindak pengguna knalpot brong. Bersama TNI dan sebagainya, ” terang Amin Toha, Kamis (18/5/2023).

Sebulan terakhir, khususnya pada bulan Mei, pada minggu pertama ada 205 unit kendaraan roda dua yang diamankan. Kemudian minggu kedua sebanyak 221 unit.

“Secara keseluruhan ada 426 unit.

Penindakan kita lakukan secara serentak di beberapa titik yang memang rawan melintas pengendara yang menggunakan knalpot brong. Termasuk tempat-tempat potensi balapan liar, ” ucap Amin Toha.

Setelah penindakan ini, harapannya adalah semoga tidak ada lagi yang menggunakan knalpot brong. Pihaknya juga tidak berharap melakukan penegakan hukum, tetapi secara persuasif.

“Knalpot brong itu adalah pelanggaran kasat mata, di sisi lain, ada juga tidak menggunakan helm SNI dan sebagainya. Penindakan kita laksanakan prosedur tilang, kemudian diarahkan mengganti knalpot, surat-surat, dan harus mendatangani pernyataan tidak lagi mengulangi perbuatannya,” terangnya.(Jay)