Daftar Bacaleg, PKB Tana Toraja ke KPUD Naik Pete-pete

Daftar Bacaleg, PKB Tana Toraja ke KPUD Naik Pete-pete

MAKALE, UPEKS.co.id – Satu-satunya keunikan dalam pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) oleh parpol peserta Pemilu 2024 di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tana Toraja kali ini dilakukan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Kehadiran pengurus PKB Tana Toraja di KPUD setempat menarik perhatian karena satu-satunya partai yang menggunakan Pete-pete atau angkutan kota.

Bacaan Lainnya
 

PKB mendaftarkan Bacaleg sekitar pukul 16.30 WITA setelah PSI, Perindo, dan Gerindra dan diterima Ketua KPUD Tana Toraja Risal Randa.

Rombongan PKB Toraja dipimpin Ketua DPC Ismail Solle, didampingi Sekretaris Frans Sandy, dan Sekretaris Dewan Penasihat M. Sudarmono.

Hadir pula belasan simpatisan PKB Toraja yang umumnya adalah anak muda dan warga Pasar Sentral Makale.

“PKB selalu ingin bersama rakyat. Karena itu, kehadiran kami dengan mengendarai petee-pete ini sebagai simbolisasi bahwa kami dekat dengan rakyat kecil,” kata Ketua PKB Toraja Ismail Solle saat ditanya alasan menggunakan angkutan ala rakyat itu.

Sebelum ke KPU, konsentrasi simpatisan PKB bermula di Lapangan Makale menuju ke Plaza Kolam Makale hingga ke KPU.

Berkas Bacaleg yang didaftarkan PKB dinyatakan 100 persen oleh KPU setempat dan hanya berlangsung sekitar 20 menit.

“Syukurlah, karena berkas kami dinyatakan lengkap, sehingga dinyatakan diterima oleh KPU hanya dalam tempo kurang lebih 20 menit,” tandas Ismail yang juga wartawan senior di Makassar.

PKB mendaftarkan Bacaleg dengan komposisi latar belakang yang nyaris komplit.

“Selain politisi tulen, ada juga dari kalangan wiraswasta. Bahkan, kamu juga merangkul Bacaleg dari kalangan mahasiswa,” jelasnya.

Dari 6 dapil yang ada. PKB memenuhi keterwakilan kuota 30 persen perempuan bahkan lebih.

PKB merangkul beberapa caleg milenial dan menempati seluruh dapil yang ada. Karena, lanjut Ismail, keberadaan caleg milenial ini untuk mengakomodir pemilih pemula.

“Pemilu 2024 ini kita menargetkan satu hingga 2 kursi. Meski demikian, peluang untuk mendapat lebih 2 kursi juga tidak bisa disepelekan karena semua partai memiliki strategi masing-masing,” pungkasnya.(mah)