Warga Keluhkan Ternak Sapi yang Berkeliaran

Warga Keluhkan Ternak Sapi yang Berkeliaran

MAKASSAR, UPEKS.co.id— Warga Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea mengeluhkan ternak sapi yang berkeliaran di fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) di perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP).

Pasalnya, ternak tersebut kerap mengganggu lalu lintas hingga beberapa kali menyebabkan kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

Bacaan Lainnya
 

Selain itu, ternak sapi juga makan dan tidur di kebun dan lorong wisata milik Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat. Alhasil, kebun yang dikembangkan KWT menjadi rusak.

Camat Tamalanrea, Andi Salman Baso mengaku, persoalan sudah berlangsung sejak lama. Koordinasi untuk menemukan solusi juga dilaksanakan beberapa kali.

“Rapat sudah pernah dilaksanakan beberapa kali. Namun, pemilik sapi yang berkeliaran ini tidak pernah hadir dalam pertemuan,” kata Salman, Senin (27/3/2023).

Sehingga, pertemuan-pertemuan yang dilaksanakan tak membuahkan hasil. Parahnya, ada ternak yang mati dan tak diakui pemiliknya.

“Jadi pemilik ternak harus hadir sehingga bisa diberi pemahaman dan ditekan untuk mengandangkan ternaknya,” katanya.

Lanjutnya, ia kembali mengagendakan pertemuan dengan melibatkan unsur tripika, RT/RW setempat hingga pemilik ternak.

“Kami sudah menginstruksikan lurah untuk melaksanakan pertemuan. Paling lambat minggu (pekan, red) depan,” katanya.

Pada tahun-tahun sebelumnya, ternak sapi yang berkeliaran sempat tertangani dengan baik. Ketika itu, penanganannya dikerjasamakan dengan TNI.

“Tetapi saat ini kerja sama tersebut tidak berjalan lagi karena pihak TNI tidak ingin mengambil resiko,” katanya.

Dan untuk solusi sementara, warga diimbau untuk mengusir ternak yang mengganggu. (rul