Pemprov Sulsel-BSSN Launching Aplikasi PILAR Persandian

Pemprov Sulsel-BSSN Launching Aplikasi PILAR Persandian

Pemprov Sulsel-BSSN Launching Aplikasi PILAR Persandian

MAKASSAR, UPEKS.co.id– Pemprov Sulsel bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) secara resmi melakukan launching aplikasi Pusat Informasi Layanan Aduan Siber (PILAR) Persandian, di Hotel Gammara, Makassar, Selasa (7/3/2023).

Bacaan Lainnya

Launching aplikasi PILAR Persandian itu dilakukan oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaeman dan Plt Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (Deputi III) BSSN, Hasto Prastowo.

Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan penandatanganan perpanjangan Perjanjian Kerjasama Pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik antara BSSN dengan Pemprov Sulsel oleh Kepala BSrE, Jonathan Gerhard Tarigan dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari.

Aplikasi PILAR Persandian yang baru saja diresmikan ini merupakan usaha Pemprov Sulsel yang disupport oleh BSSN dalam mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel, serta peningkatan pelayanan publik yang berkualitas, melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik yang sering disebut SPBE.

Dengan semakin masifnya penerapan SPBE pada masing-masing instansi dimulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah sampai unit terkecil di sebuah wilayah yang bertujuan mewujudkan tata Kelola pemerintahan yang efektif dan transparan, sehingga pelayanan publik dapat berjalan secara optimal.

Namun hal tersebut membuka celah kerawanan dan potensi ancaman terhadap keamanan informasi yang tidak hanya dari segi kerahasiannya juga dari segi keutuhan, keaslian, ketersediaan dan anti penyangkalannya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Andi Sudirman Sulaeman dalam sambutannya mengatakan, bahwa Pemprov Sulsel dalam hal ini Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian bersama BSSN sebagai leading sektor dalam menjaga keamanan informasi dan siber Indonesia khususnya di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, telah melakukan berbagai langkah strategis untuk mewujudkan keamanan siber nasional.

Upaya itu, diantaranya melalui kegiatan literasi budaya keamanan siber, penguatan terhadap penjaminan keamanan informasi milik Pemerintah Daerah, yang dilakukan melalui layanan aduan siber dan sandi.

“Termasuk implementasi sertifikat elektronik yang terintegrasi dengan sistem layanan publik pada lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,” terang Andi Sudirman Sulaiman.

Sementara Hasto Prastowo menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya Dinas Komunikasi, Informatika, Statistika dan Persandian.

“Sejak tahun 2019 dan kini kembali lagi di tahun 2023, bertindak sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat, telah mengkoordinasikan dan mengajak seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Selatan untuk pelaksanaan PKS Pemanfaatan Elektronik. Sehingga pada akhirnya menjadi pelopor pelaksanaan transformasi digital di wilayah Republik Indonesia ini,” jelasnya.

Menurutnya, tanda tangan elektronik yang telah diterapkan di masing-masing Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota, merupakan langkah awal atau milestone dalam upaya mewujudkan budaya keamanan siber.

“Keamanan siber dalam sistem elektronik merupakan proses, sehingga BSSN mendorong agar Pemerintah Daerah terus berupaya meningkatkan keamanan sistem elektroniknya,” katanya.

Launching aplikasi PILAR Persandian dan Penandatanganan Perpanjangan Perjanjian Kerjasama ini turut dihadiri oleh Muh. Arifin Nur, Sekda Kota Pare-Pare, Iwan Asaad, Sekda Kabupaten Jeneponto, Sigit Kurniawan, Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik, Sekretariat Utama BSSN, Andi Makkaraka, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Soppeng.

Kemudian para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Lingkup Pemprov Sulsel, para Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian / kabupaten kota se Sulsel, serta para Pejabat Pengelola Keamanan Informasi dan Persandian se-Sulsel. (eky)