Enam Polisi Akan Menyusul Nasib Brigpol Baso Amir

  • Whatsapp
Enam Polisi Akan Menyusul Nasib Brigpol Baso Amir

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Usai Brigpol Baso Amir dilakukan pemecatan atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena melakukan pelanggaran berat, ada enam anggota Polri lainnya akan mengalami nasib yang sama.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto berharap kejadian PTDH tidak akan terjadi lagi kedepannya. Sudah banyak pembelajaran yang seharusnya diambil aparat agar dalam menjalankan tugasnya harus selalu berdasarkan pada aturan serta kode etik kepolisian.

Bacaan Lainnya

Bagaimana tidak, Budhi menyebut, selain Baso Amir, masih ada enam lainnya yang saat ini masih berproses untuk disanksi yang sama, yakni PTDH. Makanya dengan penuh harap, Budhi meminta anggota komitmen dalam bertugas.

“Kita syukuri apa yang sudah kita terima. Ada enam orang lagi yang dalam proses PTDH. Namun, saya berharap enam ini tidak lagi bertambah,” ucapnya.

“Selaku pimpinan itu harapan saya. Cukup enam yang diproses jangan nambah lagi. Komitmennya kita harus ikut aturan dengan kiat-kiat yang baik,” tegas perwira polisi berpangkat tiga melati ini.

Diketahui, pemecatan Brigpol Baso Amir tersebut, dipimpin oleh Kapolrestabes Makassar ,Kombes Pol Budhi Haryanto, di halaman Apel Mapolrestabes Makassar, Rabu (15/3/2023).

Pemecatan itu, berdasarkan lampiran keputusan Kapolda Sulsel, Brigpol Baso Amir NRP 73030438 BA Satuan Samapta Polrestabes Makassar terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 12 ayat (1) Huruf (a) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2003 tentang pemberhentian anggota polri.

Dipidana penjara berdasarkan keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dan menurut pertimbangan pejabat yang berwenang, tidak dapat dipertahankan untuk tetap berada dalam dinas kepolisian Negara Republik Indonesia dan pasal 7 ayat (1) huruf (b) peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang kode etik profesi kepolisian.

Brigpol Baso Amir dipecat, karena terbukti melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dari Pengadilan Negeri Bulukumba.

Oknum Korps Bhayangkara tersebut, diketahui ditangkap di Bulukumba pada 2016 lalu dengan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 20 gram.(Jay)