Soal Kasus Tambang Pasir di Desa Welado Bone, Kabid Humas Polda Sulsel: Kita Akan Cek

Soal Kasus Tambang Pasir di Desa Welado Bone, Kabid Humas Polda Sulsel: Kita Akan Cek

BONE,UPEKS.co.id— Puluhan lokasi tambang galian pasir di Desa Welado, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga saat ini masih beroprasi meski diduga tanpa memiliki izin (ilegal).

Dampak yang ditimbulkan beroperasinya tambang pasir tersebut, yakni sebagian titik bahu jalan beberapa waktu lalu menjadi amblas meski sebagian sudah diperbaiki.

Bacaan Lainnya
 

Selain merusak bahu jalan, aktivitas tambang galian C di Desa Welado Juga banyak menimbulkan kerugian, khususnya terhadap lingkungan sekitar dan terjadi pendangkalan sungai Walennae yang diakibatkan oleh aktifitas tambang tersebut.

Meski diduga tidak mengantongi izin, namun Kepala Desa Welado dan aparat kepolisian dari Polsek Ajangale Polres Bone diduga lakukan pembiaran penambangan.

Informasi dihimpun dari Dinas Energi & Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, tambang galian C yang beroperasi harus kantongi izin dan melakukan pemasangan papan bicara di lokasi penambangan sebagai bukti bahwa usahan tersebut miliki izin dari instansi terkait.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana, Selasa (13/12/2022) dikonfirmasi terkait dugaan adanya oknum anggota Polri yang melakukan pembiaran aktivitas galian tambang pasir di Desa Welado Kabupaten Bone mengaku akan mengeceknya terlebih dahulu.

“Kami cek kebenaran informasi itu dan tidak akan menutup mata adanya informasi seperti itu dari masyarakat,” kata Kabid Humas. (jay)