Penanganan Korupsi Polda Sulsel Melebihi Target, Setahun 66 Tersangka

Penanganan Korupsi Polda Sulsel Melebihi Target, Setahun 66 Tersangka

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Penanganan kasus tindak pidana korupsi dalam setahun terakhir 2022 yang dilakukan Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sulsel, melampaui atau melebihi target yang ditetapkan oleh Bareskrim Mabes Polri.

“Target kami itu 28 kasus untuk Polda Sulsel. Kalau Polda lain di bawahnya. Alhamdulillah kita bisa menyelesaikan 30 lebih kasus, ” kata Dirkrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Helmi Kwarta melalui Kasubdit Tipidkor, Kompol Dr Fadli, Rabu (21/12/22).

Bacaan Lainnya
 

Fadli menyebut, pihaknya melebihi target dan untuk sementara penyelesaian terbanyak antara Polda se-Indonesia. Informasinya yang diperoleh pihaknya, masih tertinggi di Polda Sulsel.

“Kemungkinan tertinggi lagi penyelesaian Tipikor di Polda se-Indonesia, ” sebut perwira Polri satu bunga ini.

Kemudian jelas Fadli, secara keseluruhan untuk Polda Sulsel, itu ada kurang lebih 66 tersangka. Sudah selesai atau P21 sudah 57 kasus kemudian kurang lebih 10 kasus dalam tahap 1 maupun yang menunggu P21.

“Jadi insya Allah semua yang naik sidik, akan selesai. Jadi kita akan betul-betul memproses sesuai dengan aturan bahwa korupsi itu merupakan penyakit masyarakat yang harus kita berantas, ” jelasnya.

“Supaya banyak masyarakat yang menikmati hasil pembangunan dengan baik, kalau korupsi mampu diberantas, ” sambungnya.

Adapun kasus yang menonjol turur Fadli, termasu kasus Provinsi, RS Fatimah, BRI di Pinrang dan beberapa kasus lain yang adadi beberapa Kabupaten. Itu cukup menonjol sehingga menyita perhatian masyarakat. 

“Tapi percayalah, Polda Sulsel selama kasus itu naik sidik, tidak ada kata mundur. Boleh dilihat sendiri selama kasus naik sidik, penyidik Tipikor Polda Sulsel, semua kasus lanjut. Tidak ada yang selesai di tengah jalan,” tutur Fadli. (Jay)