Keterampilan Alih Media Buku Digital, Meningkatkan Profesionalisme Guru Terpadu Kelurahan Pacinongan

Keterampilan Alih Media Buku Digital, Meningkatkan Profesionalisme Guru Terpadu Kelurahan Pacinongan

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Peningkatan Profesionalisme Guru Visi Universitas Terbuka menjadi Perguruan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) berkualitas dunia. 

Sebagai lembaga pendidik, Universitas Terbuka selalu mengupayakan layanan pendidikan berkualitas melalui tridharma perguruan tinggi. 

Bacaan Lainnya

Layanan tidak hanya dapat dirasakan oleh civitas akademik di lingkungan Universitas Terbuka. Dampak nyata tridharma dapat dirasakan oleh masyarakat luas sesuai dengan amanat pembukaan UUD 45 untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dosen Universitas Terbuka berkesempatan mendapatkan penugasan dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat (PKM) tahun anggaran 2022. Tim terdiri dari Dr. Syafruddin., M.Pd., Dewi Maharani R., S.Hum., M.A., Refisa Andana., S.Pd., M.Pd. Ketiga dosen tersebut mengusung judul Keterampilan Alih Media Karya Ilmiah Menjadi Buku Digital Untuk Meningkatkan Profesionalisme Guru di Sekolah Terpadu Kelurahan Pacinongan.

Ketua Kegiatan Syafruddin  menyampaikan bahwa, skema Program Kemitraan Masyarakat dengan kategori Pengabdian Kepada Masyarakat Kompetitif Nasional. 

“Dananya bersumber dari DIPA Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat Nomor SP DIPA-023.17.1.690523/2022 revisi ke 02 tanggal 22 April 2022,” Ungkapnya. 

“Kegiatan PKM sejalan dengan misi poin keempat Universitas Terbuka, yaitu mendiseminasikan hasil kajian keilmuan dan pendidikan jarak jauh untuk mendukung pembangunan nasional dan global,” ujar Dosen Universitas Terbuka Rachmaningsih. 

Ia mengatakan diseminasi adalah penyebaran ide atau gagasan kepada kelompok target audiensi. Dijelaskan bahwa program PkM didesain untuk meningkatkan profesionalisme guru di MI Manggarupi, MTs Manggarupi, serta SMA PGRI Sungguminasa. 

“Ketiga sekolah tersebut merupakan sekolah terpadu yang berada dalam satu payung yayasan yang dibina oleh Yayasan Pendidikan Sungguminasa,” Tandasnya. 

Ia mengatakan Tim PKM merasa perlunya pendampingan guna meningkatkan profesionalisme guru. Berpijak pada UU Nomor 20 tahun 2003, UU Nomor 14 Tahun 2005 serta PP Nomor 19 Tahun 2005 maka para guru tidak hanya lagi dituntut pada kualifikasi akademik, namun perlu adanya kompetensi tambahan yang sesuai dengan perkembangan pendagogik. 

Dosen FKIP Universitas Terbuka Refisa Andana,  menyatakan bahwa guru perlu memiliki kompetensi literasi digital. 

“Pandemi menuntut tenaga pengajar untuk dapat memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari media pembelajaran,” Ungkapnya. 

Kepala Sekolah MTs Manggarupi Vidyaningtyas, merasa bersyukur dengan adanya kegiatan PkM, maka bertambah keterampilan guru di MTs Manggarupi. 

Testimoni senada juga disampaikan  Kepala MI Manggarupi Salvia,  bahwa guru di sekolahnya dapat memanfaatkan platform digital untuk alih media karya ilmiah (bahan belajar siswa). Wawasan para guru bertambah dengan adanya pendampingan dan pelatihan yang dilaksanakan oleh Universitas Terbuka.

Monev kegiatan PkM sudah berlangsung pada 17 Oktober 2022 melalui daring. Universitas Terbuka sebagai Perguruan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh telah memiliki pengalaman selama 38 tahun dalam hal pendidikan PTTJJ. 

Guru di sekolah terpadu juga diberikan pengalaman pelatihan online menggunakan platform Ms Teams dari Microsoft. Ms Teams menjadi hal yang baru bagi para guru di sekolah terpadu Manggarupi. 

Seluruh pihak berharap kegiatan PkM yang telah terlaksana tidak berhenti pada pelatihan dan pendampingan yang telah terlaksana. Guru dapat memanfaatkan keterampilan alih media secara berkelanjutan sehingga tercapailah profesionalitas guru demi peningkatan pendidikan sekolah. (aca)